Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Cetak Sejarah Politik Amerika, Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim Pertama dan Termuda di New York

Nurista Purnamasari • Kamis, 6 November 2025 | 04:05 WIB
Zohran Mamdani tercatat sebagai wali kota termuda dalam lebih dari satu abad terakhir.
Zohran Mamdani tercatat sebagai wali kota termuda dalam lebih dari satu abad terakhir.

RADAR SURABAYA - Sejarah baru tercipta di Amerika Serikat setelah Zohran Mamdani resmi terpilih sebagai Wali Kota New York City dalam pemilihan umum yang digelar pada 4 November 2025.

Politisi berusia 34 tahun ini menjadi Muslim pertama sekaligus keturunan Asia Selatan pertama yang memimpin kota metropolitan terbesar di AS. Ia juga tercatat sebagai wali kota termuda dalam lebih dari satu abad terakhir.

Kemenangan Mamdani diraih dengan perolehan suara 50,4% dari total 97% suara yang masuk, mengalahkan tokoh-tokoh senior seperti mantan Gubernur Andrew Cuomo dan aktivis Curtis Sliwa.
NBC News bahkan memproyeksikan kemenangan Mamdani mencapai 60% suara dalam hasil akhir.

Zohran Kwame Mamdani lahir di Kampala, Uganda, pada 18 Oktober 1991, dari pasangan Mahmood Mamdani, seorang akademisi ternama, dan Mira Nair, sutradara film internasional.

Ia dibesarkan di New York dan menempuh pendidikan di Wesleyan University. Sebelum terjun ke dunia politik, Mamdani aktif sebagai pengacara hak perumahan dan organizer komunitas.

Sebagai anggota Partai Demokrat Sosialis, Mamdani dikenal dengan platform politik progresif yang menekankan keadilan sosial, reformasi perumahan, dan inklusivitas.

Ia sebelumnya menjabat sebagai anggota Majelis Negara Bagian New York dan dikenal vokal dalam isu-isu seperti penghapusan utang mahasiswa, reformasi kepolisian, dan perlindungan imigran.

“Ini bukan hanya kemenangan saya, tapi kemenangan bagi semua komunitas yang selama ini terpinggirkan. Kita bagi semua komunitas yang selama ini terpinggirkan. Kita akan membangun New York yang lebih akan membangun New York yang lebih adil dan setara,” ujar Mamdani dalam pidato kemenangannya di Brooklyn Paramount Theater.

Kemenangan Mamdani juga mencerminkan perubahan demografis dan politik di New York, di mana pemilih muda, imigran, dan komunitas Muslim menunjukkan partisipasi tinggi.

Ia mendapat dukungan luas dari organisasi akar rumput, kelompok progresif, dan komunitas Asia Selatan-Amerika.

Terpilihnya Zohran Mamdani sebagai Wali Kota New York City bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga simbol transformasi politik di Amerika Serikat.

Dengan latar belakang multikultural dan visi progresif, Mamdani diharapkan membawa perubahan nyata dalam kebijakan kota, terutama dalam isu perumahan, keadilan sosial, dan pemberdayaan komunitas minoritas.

Ia akan mulai menjabat secara resmi pada 1 Januari 2026, dan publik menantikan bagaimana kepemimpinannya akan membentuk masa depan New York. “Kami siap bekerja untuk semua warga New York, tanpa terkecuali,” tegas Mamdani. (nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#amerika serikat #uganda #new york #politik #Wali Kota New York Muslim Pertama #wali kota new york #Zohran Mamdani