Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pertemuan Trump–Xi Jinping di Busan Berbuah Kesepakatan Dagang, Tarif Impor China Dipangkas

Nurista Purnamasari • Kamis, 30 Oktober 2025 | 22:36 WIB
Pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Busan, Korea Selatan.
Pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Busan, Korea Selatan.

RADAR SURABAYA - Pertemuan bilateral antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Busan, Korea Selatan, Kamis (30/10), menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang dinilai menguntungkan kedua negara.

Ini merupakan pertemuan tatap muka pertama mereka sejak 2019 dan berlangsung di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC.

Pertemuan tersebut menjadi penutup lawatan singkat Presiden Trump ke Asia dan menandai babak baru dalam hubungan dagang dua kekuatan ekonomi terbesar dunia.

Dilansir dari Reuters dan sejumlah media internasional, Presiden Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan memangkas tarif impor terhadap produk China dari 57% menjadi 47%.

Selain itu, tarif untuk perdagangan prekursor fentanil, zat sintetis yang menjadi penyebab utama kematian akibat overdosis di AS, akan diturunkan dari 20% menjadi 10%.

Sebagai imbal balik, Presiden Xi Jinping berkomitmen untuk menindak perdagangan ilegal fentanil, melanjutkan pembelian kedelai dari AS, dan tetap menjaga pasokan tanah jarang yang krusial bagi industri teknologi.

Trump menyebut pertemuan tersebut sebagai “luar biasa” dan memuji Xi sebagai “negosiator tangguh.”

Ia menyampaikan pernyataan tersebut kepada wartawan di Air Force One sesaat setelah meninggalkan Busan.

Kesepakatan ini diharapkan dapat meredakan ketegangan dagang yang selama bertahun-tahun mengganggu rantai pasokan global dan menurunkan kepercayaan bisnis internasional. Namun, dampak langsung dari pengumuman ini memicu gejolak di pasar saham global.

Indeks Komposit Shanghai China merosot dari level tertinggi dalam satu dekade, sementara indeks berjangka kedelai AS mengalami pelemahan.

Di sisi lain, pasar saham utama seperti Wall Street dan Tokyo sempat menyentuh rekor tertinggi menjelang pertemuan, mencerminkan harapan investor terhadap stabilisasi hubungan dagang AS–China.

Kesepakatan antara Trump dan Xi Jinping di Busan menjadi sinyal positif bagi pemulihan hubungan dagang bilateral yang sempat memburuk akibat perang tarif.

Dengan komitmen bersama untuk menurunkan hambatan perdagangan dan menindak peredaran zat berbahaya seperti fentanil, kedua negara menunjukkan langkah konkret menuju stabilitas ekonomi global. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#amerika serikat #donald trump #China #Fentanil #perang dagang #tarif impor #Busan #Xi Jinping #korea selatan