Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Di Kota Terrassa Spanyol Melarang Adopsi Kucing Hitam Jelang Halloween, Ini Alasannya

Nurista Purnamasari • Senin, 20 Oktober 2025 | 20:28 WIB

Ilustrasi kuving hitam dan halloween.
Ilustrasi kuving hitam dan halloween.

RADAR SURABAYA - Menjelang perayaan Halloween, Pemerintah Kota Terrassa, Spanyol, mengambil langkah preventif dengan melarang sementara adopsi kucing hitam.

Kebijakan ini diberlakukan mulai 6 Oktober hingga 10 November 2025 untuk mencegah potensi penyalahgunaan hewan sebagai properti dekoratif atau simbol mistis yang kerap dikaitkan dengan perayaan tersebut.

Meski belum ada kasus kekerasan terhadap kucing hitam di wilayah tersebut, pemerintah setempat memilih bersikap antisipatif demi keselamatan hewan.

Wakil Wali Kota Terrassa, Noel Duque, menjelaskan bahwa permintaan adopsi kucing hitam biasanya meningkat tajam menjelang Halloween.

Dalam budaya Barat, kucing hitam sering dikaitkan dengan ilmu sihir dan dianggap membawa kesialan, berbeda dengan Jepang dan Mesir yang justru menganggapnya sebagai simbol keberuntungan.

“Kami berusaha mencegah adopsi impulsif yang hanya mengikuti tren. Dalam kasus seperti ini, kami ingin menghindari praktik-praktik yang berpotensi merugikan hewan,” ujar Duque, dikutip dari BBC.

Dewan kota menyatakan bahwa keputusan ini diambil setelah menerima peringatan dari kelompok kesejahteraan hewan, meskipun belum ada laporan kekejaman terhadap kucing hitam di Terrassa.

Kantor berita Catalan News Agency melaporkan bahwa kota tersebut memiliki lebih dari 9.800 ekor kucing, dengan sekitar 100 kucing berada di pusat adopsi, termasuk 12 kucing hitam.

Selama masa larangan, setiap permintaan adopsi akan dievaluasi secara ketat oleh pusat adopsi. Setelah periode Halloween berakhir, proses adopsi akan kembali berjalan normal.

Larangan sementara adopsi kucing hitam di Kota Terrassa menunjukkan komitmen pemerintah lokal dalam melindungi hewan dari potensi eksploitasi musiman.

Meskipun belum ada insiden tercatat, langkah ini dinilai sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan etika terhadap kesejahteraan hewan.

Kebijakan ini juga menjadi pengingat bahwa adopsi hewan seharusnya didasarkan pada komitmen jangka panjang, bukan tren sesaat. (nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#hewan #kucing hitam #Spanyol #halloween #Terrassa #eksploitasi #adopsi kucing #mistis