Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Millennium Tower, Gedung Pencakar Langit Mewah di San Francisco yang Miring dan Ambles

Nurista Purnamasari • Jumat, 10 Oktober 2025 | 16:22 WIB
Millennium Tower bukan hanya menjadi ikon gedung pencakar langit yang megah di pusat kota San Francisco, tapi menjadi pelajaran dalam kesalahan konstruksi.
Millennium Tower bukan hanya menjadi ikon gedung pencakar langit yang megah di pusat kota San Francisco, tapi menjadi pelajaran dalam kesalahan konstruksi.

RADAR SURABAYA - Millennium Tower, gedung pencakar langit mewah yang berdiri megah di pusat kota San Francisco, kini menjadi perhatian dunia bukan karena kemewahannya, melainkan karena ancaman struktural yang mengintainya.

Gedung setinggi 197 meter dengan 58 lantai ini awalnya dirancang sebagai simbol kemajuan arsitektur modern Amerika Serikat.

Namun, sejak beberapa tahun terakhir, bangunan ini mengalami kemiringan dan penurunan fondasi yang mengkhawatirkan, memicu kekhawatiran akan keselamatan para penghuninya dan efektivitas proyek perbaikannya.

Sejarah Pembangunan dan Awal Mula Masalah

Millennium Tower mulai dibangun pada tahun 2005 dan rampung pada 2009. Gedung ini difungsikan sebagai apartemen mewah dan hotel bintang lima, lengkap dengan fasilitas premium dan pemandangan kota yang menawan. Tak heran, banyak pembeli dan investor tertarik memiliki unit di dalamnya.

Namun, sejak 2016, laporan mulai bermunculan mengenai kemiringan struktur bangunan. Awalnya dianggap sebagai masalah minor, namun seiring waktu, kemiringan tersebut terus bertambah.

Pada 2023, laporan dari Daily Mail menyebutkan bahwa Millennium Tower telah miring lebih dari 29 inci (sekitar 73 cm) ke arah barat laut.

Selain itu, fondasi bangunan tercatat telah ambles sedalam 45 cm, menyebabkan kerusakan pada pipa air dan runtuhnya dinding basement.

Fondasi Bermasalah

Menurut analisis dari Forensis Group, akar permasalahan terletak pada sistem fondasi yang digunakan.
Alih-alih menggunakan tiang pancang yang tertanam dalam batuan keras, Millennium Tower justru ditopang oleh tiang pancang gesek yang hanya tertanam di tanah liat padat.

Tanah jenis ini memiliki karakteristik yang mudah terkompresi dan tidak stabil dalam jangka panjang, terutama untuk menopang bangunan setinggi dan seberat Millennium Tower.

Ketidakseimbangan kompresi tanah menyebabkan penurunan fondasi yang tidak merata, sehingga bangunan mulai miring.

Meski tanda-tanda kemiringan sudah muncul sejak 2010, pihak pengelola tidak segera mengungkapkannya ke publik.

Baru pada 2016, para penghuni mulai melayangkan tuntutan setelah terjadi kerusakan struktural yang nyata.

Proyek Perbaikan dan Biaya Fantastis

Untuk mencegah keruntuhan, proyek perbaikan besar-besaran dilakukan pada 2020. Sebanyak 18 tiang pancang tambahan dipasang untuk menopang fondasi dan memindahkan beban bangunan ke struktur baru.

Ronald O. Hamburger, insinyur struktur yang memimpin proyek, menyebut metode ini sebagai pendekatan yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

“Cara ini mirip seperti dongkrak yang mendongkrak mobil Anda, hanya saja kami mendongkrak beban seberat 200 juta pon,” ujar Ronald.

Proyek ini menghabiskan dana sebesar USD 100 juta atau sekitar Rp 1,6 triliun. Meski kemiringan berhasil dikurangi satu inci, sejumlah pakar konstruksi masih meragukan efektivitas jangka panjangnya.

Risiko Dishing dan Korosi

Insinyur geoteknik veteran Robert Pyke menyebut proyek perbaikan ini sebagai “berantakan” dan tidak menjamin kestabilan bangunan dalam jangka panjang.

Ia menyoroti fenomena dishing, penurunan fondasi di bagian tengah bangunan yang dapat memicu retakan dan korosi pada tulangan baja.

“Kita menghabiskan banyak uang, tapi hasilnya tetap tidak pasti dalam jangka panjang,” kata Pyke.

Senada dengan Pyke, pakar fondasi bangunan tinggi Harry Poulos menjelaskan bahwa semua bangunan tinggi memiliki kecenderungan bagian tengahnya lebih turun dibandingkan tepinya.

Jika air merembes ke dalam retakan, tulangan baja bisa berkarat dan memuai, memicu kerusakan lebih lanjut pada beton.

Kondisi Terkini dan Prediksi Masa Depan

Pada 2024, proyek perbaikan kembali dilakukan untuk menopang sisi utara dan barat gedung, karena diprediksi akan bergeser ke arah timur dan selatan.

Meski kemiringan ke arah barat laut telah berkurang, kini Millennium Tower menghadapi ancaman ambles vertikal yang lebih kompleks.

Para ahli menilai bahwa fokus seharusnya bukan hanya pada kemiringan, tetapi pada stabilitas keseluruhan fondasi.

Jika tidak ditangani dengan pendekatan geoteknik yang lebih komprehensif, Millennium Tower berisiko mengalami kerusakan struktural yang lebih parah di masa mendatang.

Millennium Tower yang dulunya menjadi simbol kemewahan kini menjadi studi kasus penting dalam dunia teknik sipil dan konstruksi modern.

Dengan biaya perbaikan yang fantastis dan tantangan geoteknik yang rumit, nasib gedung ini masih menjadi tanda tanya besar.

Meski kemiringan telah berkurang, ancaman ambles dan kerusakan internal tetap membayangi.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa desain fondasi harus mempertimbangkan kondisi tanah secara menyeluruh, terutama untuk bangunan bertingkat tinggi di kawasan urban. (nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#amerika serikat #pusat kota #gedung mewah #Millennium Tower #konstruksi #san francisco #gedung pencakar langit