RADAR SURABAYA - China kembali mencatatkan prestasi teknik sipil luar biasa dengan meresmikan Jembatan Huajiang Grand Canyon, yang kini diakui sebagai jembatan tertinggi di dunia.
Berlokasi di Provinsi Guizhou, jembatan ini menjulang setinggi 625 meter di atas ngarai Huajiang, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh Beipanjiang Bridge (565 meter).
Peresmian jembatan pada Minggu (28/9), disambut antusias oleh warga, insinyur proyek, dan pejabat lokal.
Peresmian ini menandai babak baru dalam sejarah teknik sipil dan transportasi darat di wilayah pegunungan China.
Tayangan langsung melalui drone memperlihat drone memperlihatkan kendaraan pertama melintasi struktur megah dengan menara penyangga berwarna biru yang tampak menembus awan.
Spesifikasi Teknik Huajiang Grand Canyon Bridge
- Ketinggian: 625 meter dari dasar ngarai
- Panjang bentang utama: 1.420 meter
- Total panjang struktur: 2.890 meter
- Jenis konstruksi: Jembatan gantung baja
- Lokasi: Provinsi Guizhou, China Selatan
Jembatan ini dirancang untuk menahan angin ekstrem dan kondisi geografis curam. Sebelum dibuka untuk umum, struktur diuji dengan 96 truk berat dan dilengkapi lebih dari 400 sensor untuk memantau stabilitas dan keamanan jangka panjang.
Efisiensi Transportasi
Sebelum jembatan dibangun, perjalanan melintasi ngarai Huajiang memakan waktu hingga dua jam. Kini, waktu tempuh hanya sekitar dua menit, memberikan dampak besar terhadap efisiensi logistik, mobilitas warga, dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Daya Tarik Wisata
Huajiang Grand Canyon Bridge juga dirancang sebagai destinasi wisata ikonik. Pemandangan spektakuler dari ketinggian dan desain arsitektur yang futuristik menjadikannya magnet baru bagi wisatawan domestik dan internasional.
Dengan peresmian ini, China memperkuat posisinya sebagai pemimpin global dalam pembangunan jembatan ekstrem. Delapan dari sepuluh jembatan tertinggi dunia kini berada di Provinsi Guizhou, menjadikan wilayah tersebut sebagai “provinsi jembatan” dunia.
Peresmian Huajiang Grand Canyon Bridge menjadi bukti nyata kemajuan teknologi dan ambisi infrastruktur China.
Dengan ketinggian 625 meter dan efisiensi waktu tempuh yang luar biasa, jembatan ini tidak hanya memecahkan rekor dunia, tetapi juga memperkuat konektivitas regional dan membuka peluang wisata baru.
China kembali menunjukkan bahwa inovasi teknik sipil dapat mengubah lanskap geografis menjadi aset pembangunan nasional. (dtk/nur)
Editor : Nurista Purnamasari