Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

PM Malaysia Anwar Ibrahim Awali Kunjungan di Jakarta, Bahas Kerja Sama Strategis RI-Malaysia

Lambertus Hurek • Selasa, 29 Juli 2025 | 23:08 WIB
Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim bersama Presiden RI Prabowo Subianto. (IST)
Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim bersama Presiden RI Prabowo Subianto. (IST)

RADAR SURABAYA – Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim memulai rangkaian kunjungan resminya di Jakarta hari ini dengan menghadiri Perundingan Tahunan Ke-13 bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Anwar membawa amanah rakyat Malaysia dan menegaskan semangat serumpun antara kedua negara.

Dalam keterangannya, Anwar menyampaikan bahwa di tengah dinamika global saat ini, kekuatan kawasan Asia Tenggara perlu diperkuat melalui muafakat strategis yang berani dan visioner.

Sejumlah isu penting dibahas dalam pertemuan bilateral itu, termasuk target perdagangan sebesar USD 30 miliar antara Malaysia dan Indonesia, kerja sama investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN), hingga upaya memperlancar akses lintas batas di Entikong.

"Kami juga menekankan perlunya mempercepat penyelesaian perjanjian perbatasan darat dan maritim yang sudah tertunda cukup lama. Semua ini demi kesejahteraan rakyat di wilayah perbatasan, bukan sekadar data di atas kertas," ujar Anwar.

PM Anwar menegaskan bahwa investasi Malaysia di sektor-sektor strategis Indonesia didasari niat tulus untuk memperkuat kesejahteraan regional. Malaysia, kata dia, hadir bukan sebagai tamu sementara, melainkan sebagai saudara yang membawa visi bersama untuk masa depan.

Dalam aspek keamanan, kedua pemimpin sepakat untuk memperluas kerja sama di bawah kerangka Trilateral Cooperative Arrangement (TCA) guna menjaga ketertiban di Laut Sulu dan Laut Sulawesi. Malaysia juga tetap menempatkan keamanan Selat Melaka dan Laut China Selatan sebagai prioritas utama.

"Kita tidak boleh lengah apalagi menyerahkan nasib kawasan ini kepada kekuatan luar tanpa sikap dan pendirian jelas dari kita sendiri," tegas Anwar.

Keduanya juga menyoroti pentingnya penyatuan suara dalam isu-isu global seperti kampanye anti-sawit dan tragedi kemanusiaan di Gaza. Menurut Anwar, dunia harus tahu bahwa Malaysia dan Indonesia tidak akan gentar melawan ketidakadilan.

"Kita bukan sekadar negara berkembang, tetapi bangsa yang bermaruah," ujarnya.

Anwar menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa kunjungan ke Jakarta kali ini bukan sekadar lawatan kerja, melainkan pernyataan bersama bahwa Asia Tenggara harus dipimpin dengan ketegasan, keberanian, dan kepedulian terhadap aspirasi rakyat demi masa depan kawasan yang adil, stabil, dan makmur. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#Prabowo Subianto #PM Malaysia #Kunjungan Anwar Ibrahim #Anwar Ibrahim #Presiden Prabowo