RADAR SURABAYA-Setidaknya 80 orang tewas akibat banjir bandang yang melanda Texas bagian tengah pada Jumat dini hari, menurut para pejabat.
Jumlah korban termasuk setidaknya 28 anak di Kerr County, tempat 10 anak perempuan dan satu konselor dari Camp Mystic masih belum diketahui keberadaannya, kata pihak berwenang.
Laporan terbaru menyebutkan satu orang ditemukan meninggal dunia di Williamson County, Texas. Penemuan ini membuat total korban sementara akibat bencana tersebut menjadi 80 jiwa.
Hakim wilayah setempat, Steven Snell, menyatakan bahwa upaya pencarian terhadap dua orang yang masih hilang di Williamson County masih terus dilakukan.
Sementara itu, otoritas mulai beralih ke tahap pemulihan dan akan melakukan penilaian resmi terhadap kerusakan yang terjadi di wilayah terdampak.
Mengutip laporan CNN, para pejabat di beberapa wilayah Texas telah mengonfirmasi jumlah total korban tewas, yang terdiri atas 59 orang di Kerr County, 4 orang di Travis County, 1 orang di Kendall County, dan 1 orang di Williamson County.
Sebelumnya, Gubernur Texas, Greg Abbott, memperluas deklarasi bencana negara bagian dan telah meminta bantuan sumber daya federal tambahan kepada Presiden Donald Trump.
Otoritas Manajemen Darurat (Emergency Management) juga melaporkan bahwa tim penyelamat masih menyisir Sungai Guadalupe melalui jalur air, darat, dan udara untuk mencari korban selamat maupun jenazah.
Hujan Lebat Picu Banjir Kilat pada Awal Libur Nasional
Banjir bandang hebat ini terjadi pada Jumat (4/7), bertepatan dengan awal libur panjang Hari Kemerdekaan Amerika Serikat.
Hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam dan menimbulkan curah hujan yang setara dengan akumulasi hujan bulanan di daerah itu.
Akibatnya, Sungai Guadalupe meluap hingga delapan meter hanya dalam waktu 45 menit, menyebabkan banjir bandang yang melanda berbagai permukiman.
Baca Juga: Debut Mengecewakan! Persib Dibungkam Port FC 0-2 di Si Jalak Harupat
AFP melaporkan bahwa intensitas hujan sangat tinggi dan berlangsung dalam waktu singkat, sehingga tidak memberi waktu bagi air untuk mengalir secara normal. Banjir pun melanda kawasan dataran rendah secara cepat dan dahsyat.
Badan Cuaca Nasional (NWS) telah mengeluarkan peringatan bahwa hujan masih berpotensi turun, dan limpasan air yang berlebihan dapat mengakibatkan banjir tambahan di sungai, anak sungai, aliran air, serta wilayah dataran rendah dan rawan banjir lainnya.
Beberapa wilayah di Texas tengah masih berada dalam status peringatan banjir bandang hingga akhir pekan ini.
Kesaksian Warga di Lokasi Bencana
Di Kerrville, salah satu daerah terdampak terparah, kondisi Sungai Guadalupe berubah drastis. Pada Sabtu (5/7), aliran sungai yang biasanya tenang berubah menjadi deras dan keruh akibat membawa banyak puing-puing.
“Air mencapai puncak pohon, sekitar 10 meter atau lebih,” ujar salah satu warga setempat, Gerardo Martinez. “Mobil, bahkan seluruh rumah, hanyut ke sungai,” lanjutnya.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan