Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sejarah Iran dan Kejayaan Bangsa Persia: Bangsa Pejuang yang Ditakuti Dunia

Nurista Purnamasari • Selasa, 24 Juni 2025 | 15:00 WIB
Darah keberanian dan kecerdikan Iran yang dahulu dikenal sebagai Persia terus melekat hingga saat ini.
Darah keberanian dan kecerdikan Iran yang dahulu dikenal sebagai Persia terus melekat hingga saat ini.

RADAR SURABAYA - Iran, yang dahulu dikenal sebagai Persia, memiliki sejarah panjang sebagai salah satu peradaban tertua dan paling berpengaruh di dunia.

Dari Kekaisaran Akhaemenid yang legendaris hingga Dinasti Sassanid yang tangguh, bangsa Persia dikenal sebagai ahli strategi perang dan pemimpin militer yang disegani.

Disini akan mengulas perjalanan sejarah Iran dan bagaimana bangsa Persia membangun reputasi sebagai kekuatan militer yang ditakuti sejak zaman kuno.

Sejarah Singkat Iran dan Kejayaan Bangsa Persia

- Asal Usul dan Bangsa Arya
Sekitar 4.000 tahun lalu, bangsa Arya menetap di dataran tinggi Iran dan membentuk fondasi budaya Persia. Mereka dikenal sebagai petarung tangguh dan pembangun peradaban.

- Kekaisaran Akhaemenid (550–330 SM)
Didirikan oleh Koresy Agung (Cyrus the Great), kekaisaran ini menjadi yang terbesar di dunia kuno, membentang dari Asia Tengah hingga Mesir. Persia dikenal karena strategi militernya yang canggih dan toleransi terhadap budaya yang ditaklukkan.

- Darius I dan Sistem Militer Terorganisir
Darius I memperkuat kekaisaran dengan membangun jalan kerajaan dan sistem pos, serta memperkuat pasukan elit seperti Immortals, prajurit profesional yang ditakuti lawan.

Baca Juga: Iran Ancam Balas Serangan AS ke Fasilitas Nuklir: Dibalas Sepenuh Kekuatan!

- Kekaisaran Sasania (224–651 M)
Setelah masa Seleukia dan Parthia, Dinasti Sasania bangkit dan kembali menjadikan Persia sebagai kekuatan besar. Mereka sering berperang melawan Romawi dan Bizantium, menunjukkan keunggulan taktik dan keberanian di medan perang.

- Penaklukan Islam dan Warisan Persia
Meskipun Kekaisaran Sasania runtuh akibat penaklukan Arab, budaya dan keahlian militer Persia tetap hidup dan berpengaruh dalam dunia Islam, termasuk dalam pengembangan strategi militer dan administrasi.

Di era modern, kecerdikan dan keberanian perang bangsa Persia masih terlihat di negara Iran.

Iran memiliki sejumlah keunggulan strategis dan militer di era modern yang menjadikannya salah satu kekuatan utama di kawasan Timur Tengah.

Iran memiliki dua kekuatan militer utama yakni Angkatan Bersenjata Reguler dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

IRGC memiliki unit elit seperti Pasukan Quds dan divisi perang siber serta proksi regional, menjadikannya alat strategis dalam konflik asimetris dan pengaruh geopolitik.

Iran memiliki lebih dari 1 juta personel militer aktif dan cadangan, termasuk pasukan paramiliter Basij. Ini memberinya keunggulan kuantitatif dalam konflik regional, meskipun lawan seperti Israel unggul dalam teknologi dan presisi.

Iran juga dikenal memiliki salah satu arsenal rudal balistik dan drone terbesar di Timur Tengah.

Rudal-rudalnya mampu menjangkau hingga 2.000 km, mencakup seluruh wilayah Timur Tengah, termasuk Israel.

Drone buatan Iran juga digunakan dalam berbagai konflik global, termasuk oleh Rusia di Ukraina.

Selain itu, alih-alih mengandalkan kekuatan konvensional, Iran mengembangkan strategi pencegahan berbasis gangguan seperti armada kapal cepat dan kapal selam kecil untuk mengganggu jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Kemudian juga pangkalan militer bawah tanah yang tersebar dan dilindungi sistem pertahanan udara.

Dukungan terhadap milisi proksi di Lebanon, Suriah, Irak, dan Yaman juga memberikan pengaruh luas tanpa keterlibatan langsung.

Secara keseluruhan, keunggulan Iran terletak pada kemampuan adaptifnya dalam menghadapi tekanan global, memanfaatkan teknologi lokal, dan membangun jaringan pengaruh regional yang luas.

Termasuk konflik dengan Israel dan Amerika Serikat yang saat ini terjadi, Iran tak gentar meski digempur habis-habisan.

Iran justru menunjukkan keberanian dan kecerdikannya seperti trah Persia yang menurun pada bangsanya.

Sejarah Iran tak bisa dilepaskan dari kejayaan bangsa Persia yang dikenal sebagai pejuang ulung dan pemimpin peradaban.

Dari Koresy Agung hingga Dinasti Sasania, Persia telah membuktikan diri sebagai kekuatan militer dan budaya yang disegani dunia.

Warisan mereka masih terasa hingga kini, menjadikan Iran sebagai negara dengan identitas historis yang kuat dan penuh kebanggaan. (nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#persia #Koresy Agung #keberanian #zaman kuno #iran #selat hormuz #militer #peradaban tertua #perang #islam #Dinasti Sassanid #Strategi perang #sejarah #timur tengah