RADAR SURABAYA - Sebuah pesawat Air India tujuan London Gatwick mengalami kecelakaan tragis hanya beberapa menit setelah lepas landas dari Bandara Ahmedabad, Gujarat, India barat laut. Pesawat tersebut membawa 242 penumpang dan awak saat insiden terjadi.
Pesawat Air India 171 Kembali Jatuh ke Bumi
Penerbangan AI171, yang dioperasikan oleh Boeing 787 Dreamliner, jatuh kembali ke wilayah Meghani, Ahmedabad, sesaat setelah lepas landas pada pukul 13.00 waktu setempat.
Menurut data dari Flightradar24, pesawat hanya sempat mencapai ketinggian 625 kaki sebelum mulai kehilangan ketinggian. Sinyal transponder menghilang beberapa detik setelah meninggalkan landasan.
Gambar Dramatis dan Kerusakan Besar di Lokasi Kecelakaan
Rekaman dan foto yang beredar di media sosial menunjukkan asap tebal mengepul dari lokasi kecelakaan yang berdekatan dengan bandara. Puing-puing pesawat dan bagian ekor terlihat menghancurkan bangunan di sekitar lokasi.
Salah satu video menunjukkan pesawat turun dengan hidung menghadap ke atas dan roda pendaratan sudah dikerahkan, menandakan kemungkinan upaya pendaratan darurat.
Penyebab Kecelakaan Masih Diselidiki
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan belum diketahui. Pakar penerbangan Julian Bray menyatakan kepada MailOnline bahwa
kemungkinan evakuasi bisa dilakukan dalam waktu 90 detik jika prosedur darurat berhasil dilakukan. Namun, semua analisis masih bersifat spekulatif.
Cuaca saat kejadian dalam kondisi cerah, dengan kecepatan angin hanya tujuh knot, atau sekitar delapan mil per jam.
Air India mengeluarkan pernyataan singkat melalui akun resminya di X:
“Penerbangan AI171 dari Ahmedabad ke London Gatwick mengalami insiden pada 12 Juni 2025. Saat ini kami sedang memastikan detailnya dan akan memberikan pembaruan lebih lanjut secepatnya.”
Menteri Penerbangan India, Ram Mohan Naidu, menyampaikan belasungkawa dan menyatakan bahwa tim penyelamat telah dimobilisasi. Semua instansi terkait diminta untuk bertindak cepat dan terkoordinasi.
“Kami dalam keadaan siaga tertinggi dan saya memantau langsung situasi ini. Doa kami menyertai semua penumpang dan keluarga mereka,” katanya.
Tragedi Terbaru dalam Rangkaian Insiden Boeing
Kecelakaan ini menjadi tragedi terbaru yang menimpa armada Boeing, hanya enam bulan setelah kecelakaan Boeing 737 di Korea Selatan yang menewaskan 179 orang.
Sebelumnya, dua insiden besar melibatkan Boeing 737 MAX:
Lion Air JT610 (Indonesia, 2018): jatuh ke Laut Jawa, menewaskan 189 orang.
Ethiopian Airlines 302 (Etiopia, 2019): jatuh setelah lepas landas dari Addis Ababa, menewaskan 157 orang.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan