Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Arab Saudi Serukan Pengamatan Hilal Dzulhijah 1446 H pada Selasa Malam

Rahmat Adhy Kurniawan • Senin, 26 Mei 2025 | 14:03 WIB
Pemantauan hilal di Kerajaan Arab Saudi akan dilakukan pada Selasa malam besok.
Pemantauan hilal di Kerajaan Arab Saudi akan dilakukan pada Selasa malam besok.

RADAR SURABAYA – Mahkamah Agung Kerajaan Arab Saudi mengimbau seluruh umat Islam untuk mengamati bulan sabit (hilal) Dzulhijah pada Selasa malam, 29 Dzulkaidah 1446 H.

Imbauan ini menjadi bagian dari proses penetapan awal bulan Dzulhijah yang sangat penting bagi penentuan Hari Arafah dan Iduladha.

Dalam pernyataan resminya, Mahkamah Agung meminta siapa pun yang melihat hilal, baik dengan mata telanjang maupun menggunakan alat bantu seperti teropong, agar segera melapor ke pengadilan terdekat dan menyampaikan kesaksiannya.

Mahkamah juga mengajak masyarakat untuk bergabung dengan komite pengamatan hilal yang tersebar di berbagai wilayah strategis di Kerajaan.

Penampakan Hilal: Kunci Kalender Hijriah dan Ibadah Haji

Penampakan hilal merupakan elemen krusial dalam penetapan kalender Hijriah, yang didasarkan pada peredaran bulan.

Awal Dzulhijah sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia, terutama oleh para jemaah haji yang sedang bersiap melaksanakan rukun Islam kelima.

Mahkamah Agung menegaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengamatan hilal bukan hanya bagian dari prosedur administratif, tetapi juga bentuk ibadah dan kontribusi terhadap pelaksanaan syariat Islam.

Dampak Global Penetapan Awal Dzulhijah oleh Arab Saudi

Keputusan resmi mengenai awal bulan Dzulhijah akan diumumkan setelah laporan pengamatan hilal diverifikasi oleh pihak berwenang.

Keputusan ini akan menjadi acuan utama, tidak hanya bagi Arab Saudi, tetapi juga bagi banyak negara Muslim lainnya.

Negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, Turki, Pakistan, serta sejumlah negara di kawasan Timur Tengah dan Afrika, biasanya menantikan pengumuman resmi dari Arab Saudi untuk menyelaraskan pelaksanaan Hari Arafah dan Iduladha.

Keseragaman ini dianggap penting dalam membangun solidaritas umat Islam dan menjaga kesatuan dalam pelaksanaan ibadah hari besar Islam.

Perbedaan Metode Penetapan Kalender Hijriah

Meski demikian, sejumlah negara tetap menggunakan metode penetapan kalender Hijriah sendiri, baik melalui hisab (perhitungan astronomi) maupun rukyat lokal (pengamatan langsung).

Perbedaan dalam penetapan tanggal-tanggal penting seperti Iduladha kerap terjadi, namun tetap diakui dalam kerangka keragaman fiqh dan tidak mengurangi nilai spiritual ibadah tersebut.

Penetapan awal bulan Dzulhijah oleh Mahkamah Agung Arab Saudi menjadi momen penting yang dinanti-nantikan umat Islam di seluruh dunia.

Keputusan ini akan menandai dimulainya rangkaian hari-hari suci dalam kalender Islam, termasuk Hari Arafah dan Iduladha 1446 H.

Umat Islam pun diimbau untuk berpartisipasi aktif dalam pengamatan hilal sebagai bentuk kepedulian terhadap penegakan syariat dan pemersatu umat.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#hilal #29 Dzulkaidah 1446 H #Hari Arafah #Mahkamah Agung Kerajaan Arab Saudi #idul adha #haji 2025