RADAR SURABAYA – Hari kedua konklaf di Kapel Sistina Vatikan dimulai dengan tanda yang sudah dikenali umat Katolik di seluruh dunia: asap hitam kembali mengepul dari cerobong Kapel Sistina. Itu berarti, dari balot pertama pagi waktu Roma, para kardinal elektoral belum berhasil memilih Paus baru.
Sebanyak 133 kardinal yang memiliki hak suara terus bergulat dengan hati nurani dan doa dalam suasana tertutup dan hening, mencari sosok yang layak memimpin Gereja Katolik sejagat. Untuk terpilih sebagai Paus, seorang kandidat harus memperoleh suara dua pertiga, yakni minimal 89 suara.
Pada hari kedua ini dijadwalkan akan berlangsung empat balot atau pemungutan suara. Satu balot telah digelar pagi ini tanpa hasil. Masih tersisa tiga balot lagi dalam beberapa jam ke depan.
Banyak pengamat optimisme bahwa Paus baru berpeluang besar terpilih pada balot ketiga atau keempat hari ini. “Sinyal asap putih bisa saja muncul sore ini, jika suara mulai terkonsolidasi,” ujar seorang pengamat Vatikan yang mengikuti proses dari dekat.
Umat Katolik di seluruh dunia tetap menanti dengan doa dan harapan, mengarahkan pandangan ke cerobong Kapel Sistina. Asap putih akan menjadi simbol bahwa Gereja Katolik telah menemukan pemimpin barunya. (*)
Editor : Lambertus Hurek