Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Utusan Presiden Prabowo Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus, Pastor Asal Flores Dampingi Delegasi Indonesia

Lambertus Hurek • Minggu, 27 April 2025 | 02:05 WIB
Pater Markus Solo Kewuta SVD bersama delegasi Indonesia pada upacara pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan. (IST)
Pater Markus Solo Kewuta SVD bersama delegasi Indonesia pada upacara pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan. (IST)

RADAR SURABAYA — Delegasi resmi Pemerintah Indonesia menghadiri upacara pemakaman Paus Fransiskus yang digelar secara khidmat di Vatikan, Sabtu (26/4). Presiden Prabowo Subianto mengutus sejumlah tokoh nasional untuk mewakili Indonesia dalam peristiwa bersejarah tersebut.

Delegasi Indonesia terdiri atas mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Wakil Menkeu Thomas Djiwandono, mantan Menteri ESDM Ignasius Jonan, dan Menteri HAM Natalius Pigai.

Pater Markus Solo Kewuta, SVD — imam asal Flores Timur yang saat ini bertugas di Takhta Suci Vatikan — secara khusus mendampingi delegasi Indonesia selama upacara berlangsung. Melalui pesan tertulisnya, Pater Markus mengungkapkan kebahagiaannya bisa bersama rombongan Indonesia.

"Sudah selesai. Senang bertemu dan bersama-sama dengan delegasi Pemerintah Indonesia. Sekitar satu jam bersama-sama dengan Pak Jokowi, Pak Thomas Djiwandono dan Pak Jonan serta rombongan," kata Pater Markus.

Ia menambahkan bahwa suasana pertemuan berlangsung akrab. "Pak Jokowi sangat bersahabat, selalu senyum dalam setiap kesempatan. Kami berbicara cukup lama tentang kunjungan Paus ke Indonesia pada September lalu, yang menjadi kenangan indah dan tak terlupakan."

Upacara pemakaman Paus Fransiskus dihadiri oleh puluhan kepala negara dan pemimpin dunia. Di antara mereka tampak Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang sempat berselisih pandangan dengan almarhum Paus Fransiskus terkait isu imigrasi.

Hadir pula Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, di tengah ketegangan berlarut-larut dengan Rusia dan dinamika politik internasional lainnya.

Meskipun beberapa pemimpin dunia memiliki sejarah hubungan yang rumit dengan Vatikan maupun antar sesama, kehadiran mereka di Roma menunjukkan rasa hormat dan penghormatan terakhir kepada sosok Paus Fransiskus, yang semasa hidupnya dikenal memperjuangkan solidaritas, perdamaian, dan keadilan sosial di seluruh dunia. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#natalius pigai #jokowi #ignasius jonan #vatikan #Thomas Djiwandono #Pemakaman Paus Fransiskus #Joko Widodo