Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kondisi Paus Fransiskus Memburuk, Garda Swiss Dikabarkan Mulai Berlatih untuk Prosesi Pemakaman

Lambertus Hurek • Jumat, 21 Februari 2025 | 01:59 WIB
Paus Fransiskus dirawat intensif di rumah sakit karena pneumonia yang diderita sejak muda. (IST)
Paus Fransiskus dirawat intensif di rumah sakit karena pneumonia yang diderita sejak muda. (IST)

RADAR SURABAYA - Paus Fransiskus, 88 tahun, kembali menjadi perhatian dunia setelah laporan media menyebutkan bahwa Pasukan Garda Swiss telah mulai melakukan latihan untuk prosesi pemakamannya. Kabar ini muncul setelah Paus sendiri mengungkapkan bahwa ia mungkin tidak akan selamat dari pneumonia yang dideritanya.

Surat kabar Swiss, Blick, menyebut pasukan Garda Swiss yang bertugas melindungi Paus berada dalam kondisi siaga tinggi. Mereka bahkan dikenakan jam malam sebagai bagian dari persiapan menghadapi kemungkinan wafatnya pemimpin tertinggi Gereja Katolik tersebut.

Sebelumnya, Paus Fransiskus telah menyatakan bahwa ia telah mempersiapkan makamnya. Namun, lokasi dan bentuk peti matinya diperkirakan akan menyimpang dari tradisi pemakaman paus sebelumnya.

Situasi ini semakin serius setelah Paus dilarikan ke Rumah Sakit Gemelli, Roma, pada Jumat lalu akibat nyeri dada yang parah. Meski sempat menolak perawatan, dokter akhirnya mendiagnosisnya dengan infeksi pernapasan kompleks, yang kini dipastikan sebagai pneumonia dengan komplikasi bronkitis asma. Ia saat ini menjalani perawatan dengan antibiotik dan kortison.

Vatikan dalam pernyataannya pada Selasa (19/2) menegaskan bahwa kondisi Paus masih kompleks. “Hasil laboratorium, rontgen dada, dan kondisi klinis Bapa Suci terus menunjukkan gambaran yang serius,” demikian pernyataan resmi dari Tahta Suci.

Kekhawatiran semakin besar mengingat Paus Fransiskus pernah kehilangan sebagian paru-parunya akibat penyakit yang dideritanya saat masih muda.

Kardinal Italia Angelo Comastri, 81 tahun, dalam wawancara dengan stasiun televisi Rai mengatakan bahwa Paus tetap tenang menghadapi situasi ini. “Kendali ada di tangan Tuhan,” ujarnya. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#peti mati paus fransiskus #prosesi pemakaman paus #paus fransiscus sakit #garda swiss pengawal paus