Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Menlu AS Marco Rubio Telepon Menlu Sugiono Bahas Keamanan Laut China Selatan

Rahmat Adhy Kurniawan • Jumat, 24 Januari 2025 | 14:41 WIB

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio Jalin Komunikasi dengan Pejabat Terkemuka Dunia

RADAR SURABAYA- Sehari setelah dilantik, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio segera menghubungi sejumlah pejabat tinggi mitra kerjanya,

termasuk Menteri Luar Negeri Korea Selatan Cho Tae-yul, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab Abdullah bin Zayed Al Nahyan, dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Al Saud.

Salah satu percakapan penting Rubio juga berlangsung dengan Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono.

Sikutip dari VOA Indonesia, dalam pembicaraannya dengan Sugiono, Rubio menekankan urgensi kemitraan strategis Amerika Serikat dan Indonesia untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan kawasan Indo-Pasifik.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Tammy Bruce, menjelaskan bahwa ini adalah percakapan pertama antara kedua menteri luar negeri sejak Rubio menjabat di kabinet Presiden Donald Trump.

Keduanya juga membahas isu-isu penting, termasuk keamanan maritim di Laut China Selatan, pentingnya perdamaian dan stabilitas di Indo-Pasifik, serta penguatan hubungan perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan.

Rubio juga menyambut baik komitmen Indonesia dalam mendukung perdamaian di Timur Tengah dan rekonstruksi pascakonflik di Gaza.

Sugiono sebelumnya mengungkapkan bahwa Indonesia siap membantu dalam upaya rekonstruksi di Gaza, meski belum memberikan rincian lebih lanjut.

Indonesia telah mengirimkan bantuan kemanusiaan, termasuk tim medis dan logistik melalui MER-C, sejak perang Israel-Hamas dimulai.

Selain itu, dalam percakapan terpisah dengan Cho Tae-yul, Rubio membahas tantangan kawasan Indo-Pasifik dan mempertegas pentingnya aliansi Amerika-Korea Selatan untuk perdamaian dan kemakmuran, terutama di Semenanjung Korea.

Rubio juga menyoroti perlunya meningkatkan kerjasama trilateral antara Amerika, Jepang, dan Korea Selatan.

Penguatan hubungan diplomasi dengan Uni Emirat Arab dan Arab Saudi menjadi agenda utama dalam percakapan Rubio dengan pejabat-pejabat tersebut.

Perhatian khusus diberikan pada perjanjian gencatan senjata di Gaza, pembebasan sandera Israel dan tahanan Palestina, serta bantuan kemanusiaan.

Rubio menekankan bahwa kesepakatan ini sangat penting bagi stabilitas regional dan perlu dilanjutkan, dengan fokus pada perencanaan jangka panjang untuk pemerintahan dan keamanan Gaza.

Potensi Ketegangan dalam Hubungan Indonesia-AS

Pengamat hubungan internasional dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Nanto Sriyanto, mengungkapkan bahwa dengan kedua negara memiliki pemerintahan baru, dialog antara Indonesia dan Amerika Serikat akan semakin intens, terutama dalam aspek geo-ekonomi.

Nanto juga menyoroti pentingnya kerjasama dalam isu-isu seperti keamanan maritim dan perdamaian Timur Tengah.

Ia mengingatkan agar Indonesia tetap menjaga kebijakan luar negeri bebas aktif dan tidak terikat dengan satu negara saja, memastikan kepentingan nasional tetap terjaga.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#amerika serikat #Hubungan Amerika Serikat dan Indonesia #Menlu Sugiono #laut china selatan #Menlu Marco Rubio