Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

OKI: Israel Bertanggung Jawab atas Kematian Haniyeh dan Melanggar Hukum Internasional

Agung Nugroho • Kamis, 8 Agustus 2024 | 15:59 WIB
OKI menyatakan Israel sepenuhnya bertanggung jawab atas pembunuhan Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh.
OKI menyatakan Israel sepenuhnya bertanggung jawab atas pembunuhan Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh.

RADAR SURABAYA-Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menyatakan Israel bertanggung jawab sepenuhnya atas pembunuhan Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh.

Tindakan tersebut sekaligus disebut sebagai kejahatan agresi, dan pelanggaran hukum internasional yang mencolok.Serta, pelanggaran serius terhadap kedaulatan Iran.

OKI menekankan pembunuhan terhadap Haniyeh saat berada di Teheran merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional, Piagam PBB, dan serangan terhadap integritas teritorial dan keamanan nasional Iran.

Pernyataan akhir yang dikeluarkan dari kota Jeddah, Arab Saudi, menyesalkan kejahatan perang dan genosida yang dilakukan oleh Israel di Gaza dan Tepi Barat, termasuk Yerusalem.

Karena itu, OKI mendesak Dewan Keamanan PBB memberlakukan gencatan senjata segera dan komprehensif terhadap agresi Israel.

Serta memastikan akses yang memadai serta berkelanjutan terhadap bantuan kemanusiaan di seluruh Jalur Gaza.

Organisasi tersebut turut menyampaikan kekhawatiran tentang potensi eskalasi, khususnya sebagai tanggapan atas pembunuhan pemimpin Hizbullah Fuad Shukr di Beirut dan kemungkinan tindakan balasan dari Iran setelah pembunuhan Haniyeh.

Eskalasi terjadi di tengah serangan dahsyat Israel di Jalur Gaza sejak serangan Hamas Oktober tahun lalu meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera.

Menurut otoritas kesehatan setempat, hampir 40.000 warga Palestina telah tewas sejak saat itu, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, dan lebih dari 91.000 orang terluka.

Lebih dari 10 bulan dalam perang Israel, sebagian besar wilayah Gaza hancur di tengah blokade makanan, air bersih, dan obat-obatan yang melumpuhkan.(ant/nug)

Editor : Jay Wijayanto
#palestina #oki #Israel #Jalur Gaza #Ismail Haniyeh #hamas