Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pun sudah sering mengeluarkan seruan untuk menghentikan perang Rusia vs Ukraina ini. Namun Presiden Rusia Vladimir Putin belum bersedia menarik mundur pasukannya. Putin bahkan mengancam negara-negara yang dianggap "tidak bersahabat" dengan Rusia.
Merespons eskalasi perang dengan puluhan juta pengungsi itu, Paus Fransiskus menyatakan siap menemui Presiden Putin di Moscow. "Sebelum ke Kiev (ibu kota Ukraina), saya merasa perlu ke Moscow dulu," kata Paus Fransiskus seperti dikutip Vatican News.
Setelah perang meletus pada 24 Februari lalu, Paus asal Argentina ini berusaha melakukan mediasi. Di antaranya menelepon Presiden Zelensky, kemudian mendatangi Kedubes Rusia di Vatikan.
"Saya minta Kardinal Parolin, setelah 20 hari perang, untuk mengirim pesan ke Putin bahwa saya ingin bertemu di Moscow," katanya.
Namun sampai sekarang belum ada jawaban dari Putin. Paus masih berharap bisa segera bertemu presiden Rusia itu agar perang yang berdampak luas itu segera dihentikan.
"Kebrutalan ini harus diakhiri. Sekitar 25 tahun lalu kita punya pengalaman yang sama dengan Rwanda," kata Paus Fransiskus. (rek) Editor : Lambertus Hurek