Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pak Gumbreg Artileris Andal Pertempuran Surabaya Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Ngagel Surabaya

M. Mahrus • Rabu, 10 Juni 2026 | 09:07 WIB
Makam Pak Gumbreg Artileris di Ngagel Surabaya. (Mahrus/Radar Surabaya)
Makam Pak Gumbreg Artileris di Ngagel Surabaya. (Mahrus/Radar Surabaya)

 

RADAR SURABAYA - Salah satu tokoh pejuang pertempuran Surabaya adalah Pak Gumbreg. Pak Gumbreg merupakan artileris andal dan memimpin satu regu artileri pertahanan udara yang mengawaki meriam Bofors 40 mm.

Ketua Begandring Surabaya Achmad Zaki Yamani mengatakan, asal Pak Gumbreg belum diketahui pasti. Namun sosok Pak Gumbreg merupakan orang Jawa tulen.

"Pak Gumbreg mantan Heiho. Beliau artileris handal pertempuran Surabaya 1945," ungkapnya kepada Radar Surabaya. 

Baca Juga: Pertamina Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter

Zaki menjelaskan, Pak Gumbreg merupakan artileris berpengalaman di perang dunia II sebagai Heiho di Birma melawan Sekutu. Pada pertempuran 28 November 1945 di Surabaya meriam-meriam Pak Gumbreg juga menjatuhkan Thunderbolt Inggris. 

Kemudian pada Desember 1945 Pak Gumbreg dan regunya mundur ke daerah Jetis Mojokerto. Meriam anti udara merek Bofors buatan Swedia juga turut dibawa. Pada 17 Desember 1945 tembakan penangkis serangan udara Pak Gumbreg mengenai sasaran. Ledakan besar membara di udara dan menyebabkan berantakan satu Thunderbolt.

Sementara pilot berhasil keluar dari pesawat dan mendarat dengan selamat di daerah Pringgodani dengan parasutnya. Adapun Thunderbolt lainya secara membabi buta melakukan penembakan di sekitar Parengan Jetis tanpa ada korban jiwa. 

Baca Juga: Jangan Sampai Terlewat! Ini Jadwal Lengkap 104 Pertandingan Piala Dunia 2026

Davidson pilot yang berasal dari Australia jatuh di wilayah tentara yang menaati hukum internasional sehingga dilindung dari amukan rakyat. Davidson diselamatkan dan dirawat luka-lukanya di RS Tentara Gatoel Mojokerto. Pilot tersebut diberlakukan sebagai tawanan untuk kemudian ditukar dengan pejuang yang di tawanan Inggris. 

"Pak Gumberg gugur bersama regu dan meriam Bofors kesayangannya saat serangan udara balasan RAF Inggris beberapa hari setelah Davidson ditembak jatuh pada bulan Desember 1945," bebernya.

Achmad Zaki menuturkan, Pak Gumbreg dan regu artilerinya dimakamkan di Karangasem Kedamean Gresik oleh penduduk setempat. "Tubuh para pahlawan penangkis serangan udara ini dimakamkan dalam keadaan tidak utuh sebagai efek tembakan strafing P47 Thunderbolt. Pada tahun 1949 makam Pak Gumbreg dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan Ngagel Surabaya," pungkasnya. (rus)

Editor : Lambertus Hurek
#pak gumbreg #Gumbreg Artileris #thunderbolt #makam pak gumbreg #pertempuran surabaya