Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Surabaya Jadi Pangkalan Militer, Banyak Fasilitas Pertahanan Dibangun untuk Melawan Musuh

Rahmat Sudrajat • Minggu, 29 Maret 2026 | 08:50 WIB
SEJARAH: Para pekerja di bengkel artileri yang dirancang oleh Deandles untuk pertahanan. (IST)
SEJARAH: Para pekerja di bengkel artileri yang dirancang oleh Deandles untuk pertahanan. (IST)

RADAR SURABAYA - Herman Willem Daendels, Gubernur Jendral Hindia-Belanda ke-36 periode 1808-1811, memiliki peran sentral dalam membentuk wajah Kota Surabaya.

Pegiat sejarah Surabaya, Nanang Purwono, mengatakan Daendels yang tiba di Batavia pada 5 Januari 1808 segera melaksanakan tugasnya melindungi Jawa dari serangan Inggris. 

Baca Juga: Trafik Data saat Lebaran Melonjak Tajam, Ini Dia Kota di Jawa Timur yang Catat Lonjakan Tertinggi

"Di mata Daendels, Surabaya memegang peranan penting sebagai pangkalan militer," ujar Nanang, Jumat (27/3).

Berdasarkan sketsa peta kota Surabaya tahun 1787, lokasi dimana PT Telkom berdiri di Jalan Kebalen dulunya adalah kompleks Bengkel Konstruksi Artileri (Artilery Constructie Winkel) yang dibangun oleh Daendels pada periode 1808-1811.

"Sketsa peta tahun 1787 menunjukkan bahwa lokasi PT Telkom Jalan Kebalen ini dulunya adalah kompleks Bengkel Kontruksi Artilery yang dibangun oleh Gubernur Jendral H.W. Daendels," jelasnya.

Baca Juga: Perindo Jatim Dorong Gubernur Buka Program Magang Siswa saat Liburan

Pembangunan bengkel konstruksi militer tersebut merupakan bagian dari rencana Daendels untuk menjadikan Surabaya sebagai pusat pertahanan melawan musuh dari luar. 

Selain menambah dan memperkuat garnisun, ia juga membuat pabrik peralatan dan kebutuhan perang.

Daendels juga membongkar tembok kota I dan Benteng Belvedere, menggantinya dengan Benteng Lodewijk di pulau Menari (Mengareh) Gresik dan Benteng Kalimas di muara sungai Kalimas. 

Baca Juga: Harga Emas Minggu 29 Maret Melonjak! Cek Daftar Terbaru UBS, Antam, dan Galeri24

Selain itu, ia membangun barak militer di Jotangan yang kini menjadi Kantor Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya.

"Di utara bekas Benteng Belvedere, Daendels membangun bengkel artileri Artillerie Constructie-Winkel (ACW), yang kini menjadi lokasi PT Telkom. Jejak militer Daendels juga terlihat dari penemuan 12 meriam kuno dengan panjang bervariasi antara 2,75-3 meter," tutur Nanang.

Selain berbagai fasilitas pertahanan, Daendels juga membangun pabrik senjata, tangsi militer, kantor administrator militer, dan rumah sakit di Surabaya. (rmt/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Kota Surabaya #pegiat sejarah #era klasik surabaya #pertahanan #Belanda #daendels #serangan #inggris #kolonial #NANANG PURWONO