Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Benteng Patjekan di Surabaya Jadi Tempat Peristiwa Penting Sejarah Majapahit, Sekarang Berubah Nama Jadi Ngagel

Rahmat Sudrajat • Selasa, 13 Januari 2026 | 15:33 WIB
SAKSI: Peta rute ekspedisi China lewat sungai Patjekan sebagai pangkalan dan dermaga di Pulau Jawa tahun 1293.
SAKSI: Peta rute ekspedisi China lewat sungai Patjekan sebagai pangkalan dan dermaga di Pulau Jawa tahun 1293.

RADAR SURABAYA - Nama Patjekan tidak lagi tertera dalam peta kota Surabaya modern, namun nama tersebut masih dapat ditemukan pada peta kota tahun 1900-an.

Letak kawasan Patjekan ini berada di percabangan Kali Surabaya, yang ke utara menjadi Sungai Kalimas dan ke timur menjadi Kali Wonokromo.

Kondisi geografis dan lansekap yang strategis membuat Patjekan kerap dijadikan benteng pertahanan oleh para penguasa masa lalu.

Pada masa pemerintahan Kediri yang dipimpin oleh Raja Jayakatwang, kawasan ini sudah dijadikan sebagai benteng pertahanan.

"Ketika Raden Wijaya menyusun strategi dan melakukan tipu muslihat terhadap serdadu Tartar untuk menghancurkan Kediri, Patjekan menjadi tempat pusat perencanaan dan pelaksanaannya," jelasnya.

Setelah berhasil menghancurkan Kediri dengan bantuan kekuatan serdadu Tartar, Raden Wijaya beserta pasukannya kemudian berbalik menghantam pasukan Tartar dari kawasan Patjekan pada tanggal 31 Mei 1293.

"Keberhasilan dalam menghadapi serdadu Tartar tersebut menjadi titik awal penting dalam sejarah bangsa, dimana Raden Wijaya kemudian diangkat menjadi raja Majapahit dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana," tuturnya. (rmt/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Kota Surabaya #sungai kalimas #patjekan #benteng #wonokromo #Ngagel #pengolahan air bersih #pertahanan #kali surabaya #PDAM