Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tembok Kota Surabaya Lama Terbagi Empat Bagian, Fasilitas Eropa Ada di Kedua Sisi Sungai Kalimas

Rahmat Sudrajat • Senin, 5 Januari 2026 | 16:17 WIB
PETA ZAMAN DAHULU: Batas tembok kota Surabaya adalah sungai Kalimas di sisi timur.
PETA ZAMAN DAHULU: Batas tembok kota Surabaya adalah sungai Kalimas di sisi timur.

RADAR SURABAYA - Infrastruktur dan fasilitas masa lalu di Surabaya umumnya berada di wilayah kota sebelah barat sungai Kalimas.

Mulai dari kawasan sebelah utara Jalan Rajawali hingga kawasan sebelah selatan jalan tersebut.

Menurut Pegiat Sejarah Surabaya Nanang Purwono, kawasan barat sungai Kalimas dikenal sebagai kawasan komunitas Eropa.

Meski demikian di beberapa titik di sebelah timur sungai Kalimas, yang merupakan kawasan Arab (Kampung Arab) dan Kampung Melayu khususnya di wilayah sebelah utara Jalan Kembang Jepun (Handelstraat) dan Kampung Pecinan di sebelah selatan jalan Kembang Jepun, juga terdapat gedung-gedung dan fasilitas bangsa Eropa.

"Secara teritorial, kawasan kota Surabaya lama yang berada di dalam tembok kota terbelah menjadi empat bagian. Pembatas membujur dari barat-ke-timur adalah Jalan Rajawali (Herenstraat) dan Jalan Kembang Jepun (Handestraat), sedangkan pembatas membujur dari utara-ke-selatan adalah sungai Kalimas," ujarnya.

Batas tembok kota ini meliputi sepanjang Jalan Kebon Rojo dan Bibis serta Stasiun Kota untuk batas tembok selatan, sepanjang Jalan Indrapura dan kampung Tambak Gringsing untuk batas tembok barat, sungai Pegirian dan Boto Putih ke utara untuk batas tembok timur, serta persis di Jalan Jakarta dan wilayah Benteng Miring untuk batas tembok utara. "Tembok kota ini mulai dibongkar pada tahun 1880," terangnya.

Sebelum dibongkar, pembangunan tembok kota sempat mangkrak karena konstruksinya dianggap kuno dan kurang sesuai dengan perkembangan teknologi militer kala itu. (rmt/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Kota Surabaya #sungai kalimas #pegiat sejarah #infrastruktur #kampung pecinan #fasilitas #masa lalu #komunitas eropa