RADAR SURABAYA - Stasiun dan trem di Karangpilang Surabaya berhenti beroperasi tahun 1978.
Stasiun ini awalnya dibuka atau operasi pada 27 September 1890. Stasiun telah beroperasi selama 88 tahun sejak pertama dibuka.
Stasiun sempat berhenti operasi pada masa pertempuran November 1945 di Surabaya.
Pemerhati Sejarah Kereta Api Navy Eka Pattiruhu menjelaskan, operasional trem uap dan stasiun Karangpilang berhenti total tahun 1978.
"Total berhenti serentak 1978," ujar Navy kepada Radar Surabaya.
Dijelaskan Navy, alasan operasional trem berhenti karena klaimnya merugi dan pendapatan turun.
"Lalu ketiadaan dana untuk modernisasi sarana. Karena yang dipakai itu sarana tua sejak era Belanda," sebutnya.
Dia melanjutkan trem di Surabaya sudah ngos-ngosan pada tahun 1977 atau 1978.
Saat itu lokomotif yang tersedia hanya tinggal satu.
"Lokomotif habis satu persatu akibat dikanibal satu dengan lainnya. Karena suku cadang ngga tersedia lagi dari pabriknya yang bikin. Sudah terlampau lama. Bayangkan lokomotif buatan 1880-an-1900-an harus jalan terus sampai taun 1970 an," bebernya.
Pihaknya menuturkan, untuk di area bekas stasiun Karangpilang bangunan lama ada kanopi stasiun, gedung bekas kantor stasiun dan rumah dinas yang ada di seberang stasiun Karangpilang.
"Rumah dinas, dulu buat kepala halte yang diseberang itu. Sebenarnya masih ada lagi di bagian belakang stasiun. Cuma agak masuk gang gitu," tutupnya. (rus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa