Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pasar-Pasar Kuno Surabaya, Jejak Perdagangan dari Masa Majapahit: Jejak Pasar Jagalan, Pusat Penjualan Daging yang Kini Tak Lagi Aktif

Suryanto • Rabu, 3 September 2025 | 22:30 WIB

 

LORONG: Pasar Jagalan Surabaya dikenal sebagai pusat penjualan daging, meskipun seiring waktu barang dagangannya semakin beragam.
LORONG: Pasar Jagalan Surabaya dikenal sebagai pusat penjualan daging, meskipun seiring waktu barang dagangannya semakin beragam.

RADAR SURABAYA - Siapa yang tak mengenal kawasan Jagalan, Surabaya.

Kawasan ini adalah salah satu pusat perdagangan yang ramai hingga kini.

Tapi siapa sangka dulu pernah ada pasar yang cukup terkenal di kawasan Jagalan ini.

Menurut pustakawan Universitas Ciputra Surabaya Chrisyandi Tri Kartika, dulu di area ini pernah berdiri sebuah pasar yang dikenal dengan sebutan Pasar Jagalan.

Sesuai namanya, pasar ini dikenal sebagai pusat penjualan daging, meskipun seiring waktu barang dagangannya semakin beragam.

Menurut Chrisyandi, pasar Jagalan meski kini sudah tidak aktif, keberadaan pasar itu dulunya cukup vital.

"Sebagian besar memang menjual daging, tapi seiring waktu barang atau bahan yang dijual di pasar itu semakin beragam," ujar Chrisyandi.

Menurut Chrisyandi, lokasi Pasar Jagalan berada di kawasan barat Kelenteng Pak Kik Bio. Tepatnya di gang samping barat bangunan kelenteng.

Di sanalah dulunya para penjual daging beraktivitas. “Meskipun aktivitas pasar kini telah berhenti, sisa-sisanya ternyata masih tetap ada," sambungnya.

Menariknya, Chrisyandi juga mengungkap temuan unik di kawasan tersebut beberapa tahun silam.

Ia menemukan beberapa nisan bertuliskan huruf Tiongkok yang diduga digunakan sebagai penutup saluran air.

Temuan ini membuka kemungkinan adanya sejarah dan nilai budaya yang lebih dalam di balik kawasan tersebut.

"Beberapa tahun lalu kutemukan nisan-nisan bertuliskan huruf-huruf China jadi tempat tutup saluran air," ujar Chrisyandi. (sur/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#penjualan #Pasar Jagalan #Kelenteng Pak Kik Bio #pustakawan #daging #chrisyandi tri kartika #universitas ciputra #Radar Surabaya