RADAR SURABAYA - Hampir di setiap kota di Seluruh Indonesia, memiliki Gelanggang Olahraga (GOR) maupun Stadion sepak bola yang menjadi ikon bahkan kebanggaan warga kota tersebut.
Tempat tersebut biasanya menjadi salah satu jujugan warga area sekitar atau daerah lain untuk melakukan olahraga, hingga hanya untuk sekadar mengisi waktu.
Warga Surabaya memiliki kebanggaan dengan memiliki stadion yang ikonik, yakni Stadion Gelora 10 November yang terletak di kawasan Kecamatan Tambaksari, tepatnya di seberang Taman Mundu, Surabaya.
Menurut pegiat sejarah Nur Setiawan, sebelum didirikannya stadion tersebut, kampung Tambaksari yang saat ini merupakan kawasan padat penduduk ini dulunya merupakan kampung tuanya Surabaya.
"Dahulu sebelum dihuni masyarakat, kawasan ini merupakan area tambak atau rawa. Yang dulunya banyak ditumbuhi tumbuhan air seperti kangkung, genjer, eceng gondok, tunjung (teratai) dan lain sebagainya," ujar Wawan panggilan akrab Nur Setiawan.
Ia menambahkan, menurut cerita warga konon dahulu di tempat ini di sekelilingnya juga ditumbuhi pepohonan nagasari yang dalam jenis latinnya disebut Mesua Ferrea.
"Pohon nagasari sendiri bagi masyarakat dianggap keramat dikarenakan mempunyai banyak khasiat," tambahnya.
Karena terdapat tambak-tambak alami dan pepohonan nagasari, oleh sebab itu kawasan tersebut dikenal dengan sebutan daerah Tambaksari. Sesuai dengan keadaan alamnya.
Lama kelamaan, dengan semakin banyaknya masyarakat yang menghuni kawasan tersebut, secara tidak langsung tambak-tambak mulai berkurang hingga akhirnya lenyap karena semakin padatnya pemukiman di kawasan ini.
Dengan mulai padatnya kawasan tersebut oleh pemukiman warga yang dihuni secara turun- temurun, beberapa fasilitas umum mulai muncul untuk dimanfaatkan masyarakat.
Seperti lapangan yang diperkirakan sebagai lahan cikal bakal dibangunnya Stadion Gelora 10 November, yang saat itu dijadikan sebagai alun-alun tingkat kecamatan. (bersambung/nur)
Editor : Nurista Purnamasari