Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Menelusuri Sejarah Pembangunan Saluran Air di Surabaya, Gorong-Gorong Peninggalan Kolonial yang Masih Dimanfaatkan

Mus Purmadani • Sabtu, 25 Januari 2025 | 00:29 WIB

 

MASIH BERFUNGSI: Wali Kota Surabaya saat meninjau riol peninggalan pemerintah kolonial Belanda di kawasan pusat kota Surabaya.
MASIH BERFUNGSI: Wali Kota Surabaya saat meninjau riol peninggalan pemerintah kolonial Belanda di kawasan pusat kota Surabaya.

RADAR SURABAYA - Saluran air atau drainase di Kota Surabaya sudah ada sejak era kolonial Belanda.

Pembangunan drainase tersebut bertujuan untuk mencegah banjir di Surabaya.

Penataan saluran air di Surabaya diduga bersamaan dengan pengaspalan jalan tahun 1910-an.

Menurut pegiat sejarah Kota Surabaya Nur Setiawan, keberadaan saluran air lama banyak dijumpai di pusat kota Surabaya.

“Drainase di bawah tanah tersebut bahkan masih ada dan berfungsi hingga sekarang,” katanya kepada Radar Surabaya.

Menurutnya, di antara drainase peninggalan pemerintah kolonial Belanda berada di Jalan Tunjungan, Embong Malang hingga Jalan Gubernur Suryo.

“Gorong-gorong atau drainase Embong Malang melintang dari barat ke timur tembus ke beberapa ruas jalan lainnya yang bermuara di kalimas sisi Simpang,” jelas laki-laki yang akrab disapa Wawan ini.

Wawan menambahkan, gorong-gorong tersebut dapat dilihat dari sisi Taman Prestasi.

Pada masa perang 10 November 1945, lanjut Wawan, beberapa gorong-gorong di Surabaya dijadikan tempat sembunyi arek-arek Suroboyo. Bahkan juga jalur evakuasi pasukan.

“Makanya pada pertengahan tahun 1990-an saat dilakukan pembersihan jaringan drainase bawah tanah sempat ditemukan kerangka manusia yang diduga korban perang,” jelasnya.

Hingga kini gorong-gorong atau riol ini masih dimanfaatkan Pemkot Surabaya sebagai saluran drainase. (bersambung/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#drainase #surabaya #pembangunan saluran air #sejarah Surabaya #banjir