RADAR SURABAYA - Kawasan utara, barat dan timur Surabaya kerap dilanda banjir rob. Pasalnya kawasan tersebut berdekatan dengan laut. Banjir rob kerap terjadi ketika pasang air laut dan menggenangi daratan.
Pegiat Sejarah Kota Surabaya Nur Setiawan mengatakan, banjir rob di Surabaya terjadi di awal dekade 20-an.
Saat zaman Hindia Belanda banjir rob sempat menggenangi kota Surabaya dan kondisi jalan sempat terputus akibat banjir rob.
“Fenomena banjir rob bukan hal yang baru, tapi catatan sejarah telah menyebut abad 20 sudah terjadi banjir rob,” ujar Wawan, sapaan akrabnya.
Lebih lanjut Wawan menjelaskan, akibat banjir rob banyak rumah-rumah penduduk yang tergenang.
Tak hanya itu mobil orang-orang kaya bangsa Eropa juga tenggelam akibat banjir rob.
Namun pemerintahan Hindia Belanda merencanakan tata kota yang aman dari banjir rob.
“Sebagai antisipasi bencana musiman yang datang secara tiba-tiba,” jelasnya.
Tak berhenti ketika era pemerintahan Belanda, namun dari tahun ke tahun pemerintah juga terus membenahi sistem untuk menanggulangi banjir rob.
Selain itu pemerintah saat ini juga memanfaatkan saluran jaman Belanda (riol). “Saluran Belanda tetap berfungsi,” katanya. (bersambung/nur)
Editor : Nurista Purnamasari