Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sejarah Hotel Flores Surabaya Milik Letnan Moch Achijat, Kisah Mengharukan Dibalik Hotel Legendaris

Rahmat Sudrajat • Jumat, 10 Januari 2025 | 00:57 WIB

 

PENUH KENANGAN: Gedung perkantoran di Jalan Flores ini berdiri di bekas Hotel Flores.
PENUH KENANGAN: Gedung perkantoran di Jalan Flores ini berdiri di bekas Hotel Flores.

RADAR SURABAYA - Sudah 27 tahun Hotel Flores Surabaya milik Letnan Moch Achijat tidak beroperasi. Pemiliknya pun juga sudah meninggal.

Bisnis hotel yang dirintis sejak 1959 itu tinggal kenangan. Kejayaan hotel tersebut hanya tinggal cerita.

Meski demikian, banyak cerita yang bisa dipetik, mulai dari kegigihan pemiliknya yang mengelola bisnis hotel secara otodidak, mulai dari pejuang 10 November 1945 hingga menjadi pengusaha sukses. 

Keberadaan hotel awal berdiri hingga menjadi pioner hotel milik pribumi yang sukses dengan segala fasilitas hotel berbintang kelas internasional. 

Tamu-tamu pejabat, artis, musisi, atlet dunia hingga tempat pertemuan rahasia untuk perpolitikan pemimpin daerah dan reuni pejuang 45.

Kini Hotel Flores yang ada di Jalan Flores nomor 27-29 Surabaya tepat depan lapangan Flores sudah menjadi bangunan modern yang menjulang tinggi untuk gedung sebuah perusahaan.

Cucu Moch Achijat, Alki Kiraamim mengaku, banyak kenangan manis yang dimiliki Hotel Flores.

Tempat usaha sekaligus rumah bagi Achijat dan keluarganya. Bahkan tak jarang keluarga Achijat yang kini telah tinggal di luar Surabaya ketika pulang ke Surabaya, kerap bernostalgia dengan mengunjungi tempat tersebut.

"Setiap keluarga yang dari luar kota, ke Surabaya mesti lewat Flores. Mereka ingin mengenang masa-masa kecil hingga muda di rumah yang telah membesarkan," ujar Alki kepada Radar Surabaya.

Bahkan Alki mengaku, Agustus lalu, keluarga dari Jakarta juga mengunjungi Flores. Karena tempat tersebut punya banyak riwayat sejarah yang ada.

Mulai bangunan eks warga Eropa hingga lika-liku kehidupan Achijat dan keluarga dalam mengelola bisnis perhotelan menjadi sukses.

"Ya, Agustus lalu saudara yang tinggal di luar kota kalau ke Surabaya pasti yang dibanggakan ya Flores 27-29," terangnya.

Meski demikian, sejak di jual tahun 1997, istri Achijat, tak mau lagi menginjakan kaki maupun menengok rumah maupun hotelnya itu.

"Yang nggak mau melihat lagi bangunan di Flores ya cuma nenek saya saja. Karena waktu menjual itu nenek saya antara ikhlas dan nggak ikhlas. Tentu ada perasaan gelo (kecewa). Karena banyak kenangan di sana," ungkap Alki.

Hotel Flores juga sempat menghasilkan hotel lainnya yang hendak menjadi milik Achijat, karena saking suksesnya dalam mengelola bisnis perhotelan.

Rencana Achijat mau membangun hotel di kawasan Jalan Ahmad Yani, Hotel yang sudah jadi desainnya itu sudah diberi nama Continental Hotel Surabaya.

Akhirnya batal karena menjadi Komdak X Jatim atau sekarang Polda Jatim.

Kemudian berpindah tempat di kawasan By Pass Juanda, Sidoarjo. Bangunan yang hampir jadi dan diberi nama ini Surabaya Internasional Airport Motel juga berakhir dengan kegagalan juga.

Sebelumnya Achijat juga Moch Achijat berencana membangun hotel di kawasan Basuki Rahmat Surabaya.

Karena luas tanah tidak memenuhi harapan dari Moch Achijat akhirnya pembangunan tersebut tidak jadi.

Hingga akhirnya Achijat hanya memiliki satu usaha perhotelan yakni Hotel Flores yang beroperasi hingga 1997. Namun Achijat masih memiliki usaha bisnis lainnya di luar perhotelan.

Hotel Flores yang kini telah berganti wujud menjadi gedung perkantoran tetap menjadi saksi bisu atas keberhasilan Moch Achijat dalam mengelola bisnis hotel. 

Kisah tentang kegigihannya, kejayaan Hotel Flores, dan pertemuan-pertemuan rahasia yang pernah terjadi di sana akan terus menjadi cerita yang diwariskan kepada generasi berikutnya.

Gedung perkantoran itu kini menjadi simbol baru, namun jejak sejarah dan keberhasilan Moch Achijat akan tetap terukir di hati masyarakat Surabaya. (habis/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Moch Achijat #pengusaha sukses #Hotel Flores Surabaya #bisnis hotel