RADAR SURABAYA - Hotel Flores, bangunan bersejarah di Surabaya, menyimpan kenangan mendalam tak hanya bagi masyarakat, tetapi juga bagi keluarga Letnan Achijat.
Alki Kiramiim, salah satu anggota keluarga mengungkapkan bahwa beberapa kali keluarga besarnya mengunjungi bekas hotel tersebut untuk mengenang rumah sekaligus tempat usaha sang ayah.
"Lebaran kemarin, kami bernostalgia dengan salat Idul Fitri di lapangan depan bekas Hotel Flores," kenang Alki.
Keluarga juga mengadakan kegiatan napak tilas bersama anggota Pramuka, mengingat Letnan Achijat pernah aktif di organisasi kepanduan tersebut.
Alki melihat napak tilas ini sebagai langkah konkret untuk menghargai jasa pahlawan.
Ia berharap generasi muda dapat mengenal lebih dekat sosok Letnan Achijat, pejuang yang perannya besar dalam mempertahankan Surabaya.
Letnan Achijat, semasa hidupnya, dikenal sangat mencintai Surabaya.
Berlatar belakang pengusaha, ia tergerak untuk menjadi pejuang dan militer, bahkan rela mempertaruhkan nyawanya demi kota Surabaya dalam melawan penjajah.
"Harapannya, semakin banyak generasi muda yang mengetahui tokoh pejuang seperti Letnan Achijat, yang sejarahnya belum banyak terekspos," harap Alki.
Ia menekankan pentingnya mengekspos nama-nama pejuang Surabaya yang berjasa dalam pertempuran melawan penjajah.
Alki menyayangkan Letnan Achijat hingga kini belum mendapatkan gelar Pahlawan Nasional, meskipun jasanya begitu besar bagi Surabaya.
"Jangan sampai Surabaya kehilangan arti sebagai Kota Pahlawan," tegasnya. (bersambung/nur)
Editor : Nurista Purnamasari