Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sejarah Hotel Flores Surabaya Milik Letnan Moch Achijat, Patung Alap-Alap di Atas Hotel Jadi Warisan Tak Terlupakan

Rahmat Sudrajat • Selasa, 24 Desember 2024 | 00:15 WIB

 

MONUMENTAL: Patung alap-alap yang ada di bagian atas hotel merupakan hasil desain Achijat sendiri.
MONUMENTAL: Patung alap-alap yang ada di bagian atas hotel merupakan hasil desain Achijat sendiri.

RADAR SURABAYA - Letnan Moch Achijat, seorang pejuang 45, tak hanya dikenal sebagai pahlawan yang gagah berani dalam melawan penjajah.

Achijat juga memiliki jiwa seni yang tinggi, terbukti dari karyanya yang menghiasi Hotel Flores, Surabaya.

Achijat mendirikan patung alap-alap, sebuah karya monumental yang menjadi simbol ketegasan dan keberanian, sekaligus melambangkan jiwa nasionalisme yang tinggi.

Nama alap-alap sendiri diambil dari nama pasukan yang dipimpin Achijat saat memimpin Hizbullah di wilayah Surabaya Timur.

Patung alap-alap yang menjulang tinggi di atas Hotel Flores dengan bentangan sayap mencapai 15 meter, menjadi tetenger yang tak terlupakan.

"Kakek saya mempunyai pemikiran yang visioner dengan melambangkan sikap nasionalisme dalam bernegara," ungkap Alki Kiraamim, cucu Achijat kepada Radar Surabaya.

Patung alap-alap ini menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak orang, tak sedikit yang ingin mengabadikan momen bersama patung yang memiliki aura magis.

Achijat sendiri merancang patung ini bersama seorang pematung bernama Slamet Pendek.

"Pembuat patung yang bernama Slamet Pendek itu memang diminta khusus oleh kakek saya untuk membuat patung padahal keahliannya hanya melukis iklan bioskop. Jadi kakek saya punya pedoman pasti bisa jadi. Pak Slamet ‘dipaksa’ untuk membuat patung," ungkap Alki.

Sayangnya, patung alap-alap ini sempat ambruk karena diduga material pembuatan patung kurang kokoh.

"Bahkan saat ambruk sampai membuat tanahnya juga ambles karena kena paruhnya alap-alap," jelas Alki.

Selain patung alap-alap, Hotel Flores juga dihiasi dengan relief yang terpampang di dinding hotel.

Karya-karya seni ini menjadi bukti nyata bahwa Letnan Moch Achijat, selain seorang pejuang, juga memiliki jiwa seni yang tinggi. 

Patung alap-alap di Hotel Flores menjadi bukti nyata bahwa Letnan Moch Achijat adalah seorang pejuang yang tak pernah melupakan sejarah dan memiliki jiwa seni yang tinggi. (bersambung/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#jiwa nasionalisme #Moch Achijat #surabaya #Hotel Flores Surabaya #Alap alap #pejuang 45