RADAR SURABAYA - Perkembangan Hotel Flores semakin pesat dan keuangan Moch Achijat yang cukup dengan segala usaha bisnis yang dimilikinya.
Achijat memutuskan untuk menjalankan ibadah haji yang sudah dia cita-citakan sejak usia 16 tahun.
Pada 7 Desember 1973 Achijat menunaikan ibadah haji. Beberapa hari menjelang keberangkatannya ke tanah suci, Achijat menggelar malam tasyakuran di Hotel Flores.
Ketika itu dia mengundang Imam Besar Masjid Kemayoran KH Abdul Manap Murtadho sekaligus memberikan wejangan.
"Ya, saat itu bapak saya sebelum berangkat haji tahun 1973 mengadakan acara tasyakuran di Hotel Flores. Dengan mengundang Bapak Abdul Manap Murtadho sekaligus sebagai penceramah," kata Nurmansyah.
Namun, di akhir menyampaikan ceramahnya besar tersebut menitipkan amanah kepada Achijat agar menyampaikan kepada Rabithah Alam Islami yang ada di Makkah.
"Yang dititipkan ke bapak saya waktu itu adalah surat permohonan bantuan dana untuk pembangunan Masjid Kemayoran. Sebab, beliau menilai bapak saya sebagai ketua umum perkumpulan anak-anak Surabaya dirasa bisa tembus. Alhamdulillah, ternyata surat tersebut langsung ditanggapi," terangnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa KH Abdul Manap Murtadho pernah menghadap ke Rabithah alam Islami pada tahun 1967, 1968, 1969, sayang tidak berhasil.
Bahkan, surat tersebut pernah mendapatkan tembusan langsung dari M Natsir yang ketika itu mempunyai kedudukan di Rabithah Alam Islami namun belum juga berhasil.
"Akhirnya, bantuan datang tahun 1975 digunakan untuk melakukan renovasi Masjid Kemayoran serta pembangunan gedung Taman Pendidikan Ta'miriyah," ujarnya.
Sayangnya, sang penggagas KH Abdul Manap Murtadho tidak sempat melihat bangunan teras jadi karena sudah terlebih dahulu dipanggil sang khalik untuk selamanya, tepatnya 23 Februari 1976.
Bahkan, yang menyerahkan surat bantuan, Moch Achijat, juga turut menyusul dipanggil Sang Khalik pada 29 Februari 1976.
"Jadi, bapak saya dan KH Abdul Manap Murtadho tidak sempat melihat berdirinya Taman Pendidikan Ta'miriyah karena telah dipanggil Allah. Bahkan, hampir secara beriringan selisih beberapa hari," pungkasnya. (bersambung/nur)
Editor : Nurista Purnamasari