Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

SEJARAH Hotel Flores Surabaya Milik Letnan Moch Achijat, Manajemen Hotel Sempat Dipegang Orang Lain, Namun Tak Berlangsung Lama

Rahmat Sudrajat • Senin, 14 Oktober 2024 | 02:40 WIB
TEMPAT TINGGAL SEKALIGUS HOTEL: Keluarga besar Moch Achijat berfoto di depan Hotel Flores Surabaya.
TEMPAT TINGGAL SEKALIGUS HOTEL: Keluarga besar Moch Achijat berfoto di depan Hotel Flores Surabaya.

RADAR SURABAYA - Hotel Flores milik Letnan Moch Achijat yang sebelumnya sempat dikelola sendiri oleh Achijat dan keluarga ternyata pernah dikelola oleh orang lain.

Tonggak manajemen diserahkan orang lain ketika itu sebagai terobosan agar lebih baik lagi.

Pengelolaan Hotel Flores oleh orang lain dilakukan tahun 1979 sampai 1981.

Ketika itu Moch Achijat sudah meninggal dunia. Selama dua tahun tersebut istri Moch Achijat yang bernama Siti Noerma memiliki gagasan untuk menyerahkan manajemen Hotel Flores ke orang lain.

"Tahun 1979-1981 manajemen Hotel Flores dipegang orang lain sebagai terobosan dari ibu saya waktu itu agar lebih baik lagi," ujar Nurmansyah, anak ketujuh Moch Achijat kepada Radar Surabaya.

Sehingga Hotel Flores dijadikan hotel sepenuhnya dan tempat tinggal istri dan anak Achijat yang sebelumnya di belakang hotel, ketika itu harus berpindah di kawasan Ketabang atau saat ini bernama Jalan Jaksa Agung Suprapto, Surabaya.

"Ketika itu pindah di rumah yang di Jaksa Agung Suprapto yang dihuni oleh kakak saya. Jadi semua pindah ke sana. Dan Hotel Flores jadi hotel sepenuhnya," terangnya.

Bahkan, dia mengaku ketika itu Gombloh juga kerap datang ke Ketabang untuk sekedar bermain.

"Gombloh pernah juga main di rumah yang di Ketabang. Nggak tahu dia ke sana dulu jalan atau naik becak. Karena dia kerap datang tiba-tiba," tuturnya.

Kepindahan keluarga Achijat di Ketabang memang tak berlangsung lama. Tepatnya tahun 1981 mereka kembali lagi ke Hotel Flores. Karena setelah dikelola oleh orang lain, tambah tidak lebih bagus.

"Akhirnya kami balik lagi ke Flores. Karena melihat pengelolaan yang tidak karu-karuan akhirnya kami pegang kendali kembali Hotel Flores," ungkap Nurmansyah.

Bahkan dia dan keluarganya melakukan perbaikan kembali pasca manajemen dipegang oleh orang lain.

"Jadi pelan-pelan kami benahi lagi agar lebih baik seperti di awal," ujarnya.

Lambat laun Hotel Flores kembali lebih baik dan kembali dipegang dibawah manajemen keluarga Achijat. (bersambung/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Moch Achijat #manajemen hotel #Hotel Flores Surabaya #Gombloh #sejarah Surabaya