Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

SEJARAH Hotel Flores Surabaya Milik Letnan Moch Achijat, Pernah Punya Rencana Mau Membangun Hotel di Jalan Basuki Rahmat

Rahmat Sudrajat • Rabu, 2 Oktober 2024 | 19:24 WIB
URUNG DILAKUKAN: Hotel Hyatt Bumi Surabaya sekitar tahun 1978, lokasi itu dulu hendak dibeli Achijat untuk ekspansi hotel miliknya.
URUNG DILAKUKAN: Hotel Hyatt Bumi Surabaya sekitar tahun 1978, lokasi itu dulu hendak dibeli Achijat untuk ekspansi hotel miliknya.

RADAR SURABAYA - Sebelum membangun Surabaya Airport Hotel dan Motel Internasional Juanda untuk perluasan Hotel Flores Surabaya, Moch Achijat berencana membangun hotel di kawasan Basuki Rahmat Surabaya.

Karena luas tanah tidak memenuhi harapan dari Moch Achijat akhirnya pembangunan tersebut tidak jadi dan dialihkan ke Juanda.

Menurut anak ketujuh dari Letnan Moch Achijat, Nurmansyah Achijat, rencana ayahnya ingin membuat hotel yang sekarang lahannya digunakan untuk Hotel Bumi Surabaya.

Karena tanahnya kekecilan dan di belakang tempat tersebut masih ada bangunan rumah penduduk akhirnya diurungkan.

"Dulu pertama perluasan Hotel Flores dengan membuat hotel di Jalan Basuki Rahmat rencana tapi kekecilan mau ke belakang banyak penduduk, akhirnya ayah saya gak mentolo (tidak tega, Red) harus menggusur rumah penduduk," ujar Nurmansyah kepada Radar Surabaya.

Akhirnya tanah milik Achijat itu dijual dan dibangunlah Hotel Hyatt Surabaya oleh Latief.

Ketika itu keinginan Achijat membangun hotel seluas seluas 2-3 hektare karena dirasa kecil, apalagi juga ada makam keramat di belakangnya, sehingga tanah tersebut dijual ke PT Bumi Modern milik dari Hotel Hyatt yang sekarang menjadi Hotel Bumi.

"Akhirnya dijual dan di beli oleh pak Latief yang waktu itu mempunyai PT Bumi Modern lalu didirikan Hotel Hyatt Surabaya," ujarnya.

Setelah itu, Achijat berusaha kembali untuk membeli tanah di kawasan Ahmad Yani Surabaya untuk dijadikan hotel.

Rencananya akan dibuat  Surabaya Continenal Hotel, tapi akhirnya tidak terlaksana juga.

"Ayah saya beli tanah di Jalan Ahmad Yani untuk dijadikan Surabaya Continenal Hotel. Maketnya pun sudah jadi. Tapi gak jadi lagi. Entah kenapa tanah tersebut diberikan kepada pak M Yasin," ungkapnya.

 Akhirnya Achijat membeli tanah di Juanda untuk Surabaya Airport Hotel dan Motel Internasional Juanda.

Karena tidak boleh bertingkat, sebab menghalangi penerbangan akhirnya dibuat dengan model bungalow.

"Akhirnya hanya sampai 13 bangunan saja yang tuntas di Juanda dan dijual oleh ayah saya. Dan sampai akhirnya hanya mempunyai Hotel Flores saja untuk bisnis dibidang perhotelan. Kalau bisnis ayah saya lainnya banyak," pungkasnya. (bersambung/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Jalan Basuki Rachmat #Moch Achijat #surabaya #Hotel Flores Surabaya #Hotel Bumi Surabaya #sejarah Surabaya