Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Benarkah Kelenteng Dukuh Surabaya Dibangun oleh Keturunan Orang Mongol?

Dimas Mahendra • Jumat, 27 September 2024 | 02:21 WIB
FOLKLORE: Salah satu cerita tutur menyebutkan bahwa Klenteng Hong Tiek Hian dibangun oleh pasukan Tartar.
FOLKLORE: Salah satu cerita tutur menyebutkan bahwa Klenteng Hong Tiek Hian dibangun oleh pasukan Tartar.

RADAR SURABAYA - Selain dikenal dengan Kota Pahlawan, Surabaya juga dikenal sebagai kota yang memiliki begitu banyak tempat bersejarah.

Salah satunya adalah Kelenteng Hong Tiek Hian di ruas Jalan Dukuh, Nyamplungan, Surabaya. Kelenteng ini juga kerap disebut Kelenteng Dukuh.

Sejarah kelenteng ini ada beberapa versi. Mulai dari versi yang tercatat di sejarah hingga versi cerita masyarakat.

Dalam versi cerita masyarakat, disebutkan kelenteng ini dibangun oleh pasukan Tartar dari kerajaan Mongol lantaran Surabaya pada era itu cukup terkenal sebagai pusat kota perdagangan.

Pegiat Sejarah Surabaya Nur Setiawan menjelaskan, Kelenteng Hong Tiek Hian ini memang bisa dikatakan sebagai salah satu klenteng tertua di Surabaya.

Namun, jika dibilang paling tua, menurut dia hingga saat ini masih belum ditemukan data secara valid mengenai hal itu.

"Kelenteng tersebut bagian dari ragam sejarah kampung Pecinan dan kota lama Surabaya. Diduga Kelenteng Hong tiek Hian sudah ada sejak sekitar tahun 1700-an. Kelenteng ini didirikan oleh saudagar Tionghoa yang migrasi ke Surabaya dan masih menganut ajaran dari tanah leluhurnya yaitu Konghucu," kata Wawan kepada Radar Surabaya.

Dia melanjutkan, apakah Kelenteng Hong Tiek Hian ada kaitannya dengan tentara Tartar dari negeri Mongol? Hal itu menurut dia masih berupa cerita tutur atau folklore.

"Tapi bisa jadi anak keturunan orang-orang Mongol yang ada di sini, tertinggal di sini tidak sempat balik ke Mongol, juga turut berkontribusi dalam pembangunan kelenteng tersebut," ujarnya. (dim/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#pasukan Mongol #Konghucu #kelenteng hong tiek hian #Kelenteng Dukuh #sejarah Surabaya