Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

SEJARAH Hotel Flores Surabaya Milik Letnan Moch Achijat, Pengajuan Dana Kredit Ekspansi Hotel Cair, Karyawan Bank Dibelikan Mobil

Rahmat Sudrajat • Jumat, 27 September 2024 | 02:05 WIB
PEBISNIS: Moch Achijat dan istrinya di halaman Hotel Flores yang juga terdapat tempat tinggal keluarganya.
PEBISNIS: Moch Achijat dan istrinya di halaman Hotel Flores yang juga terdapat tempat tinggal keluarganya.

RADAR SURABAYA - Letnan Moch Achijat tak patah arang ketika mengajukan kredit di bank untuk pembangunan Surabaya Airport hotel dan Motel Internasional Juanda.

Dengan berkaca saat hendak melakukan pengajuan kredit saat hendak melakukan renovasi Hotel Flores yang ditolak oleh pihak bank, akhirnya, Achijat mendapatkan dana pinjaman dari perbankan untuk pembangunan hotel kedua miliknya.

Hotel yang dibangun dengan luas 3 hektare itu akhirnya dibangun.

Alki Kiraamim, cucu dari Moch Achijat mengatakan, Surabaya Airport Hotel dan Motel Internasional Juanda itu dibangun dilahan milik Achijat.

Ketika itu bangunan sudah jadi tapi belum 100 persen rampung. Karena Achijat meninggal dunia, sehingga tidak ada yang meneruskan kembali perjuangan dari Achijat.

"Jadi dan sudah terlaksana pembangunannya tapi belum 100 persen rampung akhirnya dijual tahun 1986," ujar Alki kepada Radar Surabaya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, sebelum Achijat meninggal dunia, perbankan sudah memberikan ACC dan dana kredit dicairkan. Ketika itu Achijat meminjam dana dengan jumlah besar. 

Saking bangganya mendapatkan dana kredit dari bank, Alki mengaku kakeknya membelikan kendaraan bagi karyawan bank yang telah memberikan kredit.

Karena selama proses pengajuan saat ingin memperluas Hotel Flores Achijat ditolak.

Dan baru pertama Achijat mendapatkan dana segar dari bank ketika hendak membangun hotel di Juanda.

"Ketika itu bank mengabulkan dana kredit. Ketika itu minjam dana banyak. Saking banyaknya uang yang digunakan untuk pembangunan hotel di Juanda sebagian digunakan untuk membelikan mobil kepada karyawan bank. Waktu itu setiap karyawan dibelikan mobil Toyota Corolla," ungkap Alki.

Alki menyebut dana yang digelontorkan ketika itu miliaran untuk pembangunan hotel keduanya. Dan pencarian dibagi menjadi dua termin atau tahap.

"Pemberian kakek saya ini sebagai ucapan terima kasih karena sebelumnya pengajuan di perbankan tidak pernah dikabulkan. Karena dianggap ketika itu bumiputera sebagai ekonomi lemah. Padahal jaminan kakek saya ada dan persyaratan pun lengkap," ujarnya.

Sedangkan untuk pencairan ditahap kedua cair dan digunakan untuk membangun hotel.

Meski demikian Hotel Flores ketika itu masih saja ramai dikunjungi oleh para tamu yang menginap. (bersambung/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Moch Achijat #Hotel Flores Surabaya #Bungalow #pinjaman bank #ekspansi hotel