DALAM sejarah, beberapa kawasan di Surabaya dulunya ada yang berkontur dataran, bahkan naik turun bak pegunungan.
Salah satu wilayah yang memiliki kontur seperti pegunungan adalah kawasan Dukuh Kupang.
Seperti halnya Simo Gunung, wilayah yang terletak di sisi selatan Simo Gunung ini memiliki kontur tanah yang naik turun hingga sekarang.
Pegiat Sejarah Surabaya Nur Setiawan mengungkapkan, sejak zaman dulu, wilayah Dukuh Kupang memang memiliki kontur seperti gunung.
Wilayah tersebut dulunya hutan dan masih satu kawasan dengan Kupang dan Putat.
"Dulu masih jadi satu kawasan yaitu Dukuh Kupang, hingga Jalan Kupang, bahkan Jarak," ujarnya.
Wilayah ini masih berbentuk hutan awalnya, hingga mulai menjadi kawasan pemukiman sekitar 1970. Saat itu, pemukiman warga satu persatu ada di lokasi hingga muncul kompleks perumahan.
"Kompleks perumahan ini yaitu Dukuh Kupang Barat, Timur, dan lainnya di sekitar lokasi tersebut," terangnya.
Ia mengatakan, kawasan ini memiliki tetenger sebuah situs punden. Masyarakat bisa melihat punden ini meski lokasinya tidak tepat berada di Dukuh Kupang. Situs tersebut masih ada hingga saat ini.
"Ada situs berupa sumur tua hingga petilasan orang zaman dulu. Orang-orang menyebutnya punden Ngesong Dukuh Kupang," jelasnya. (gun/nur)
Editor : Jay Wijayanto