KALIANAK merupakan kawasan pesisir barat daya di Surabaya. Dulunya kawasan ini merupakan rawa-rawa karena posisinya di tepian laut Jawa di jalur pantura.
Pegiat Sejarah Surabaya Nur Setiawan mengatakan jika wilayah ini dulunya ditumbuhi mangrove atau hutan bakau. "Jadi dulunya di kawasan ini ditumbuhi mangrove, bisa dibilang jadi bumpernya kalau terjadi banjir rob," ujar Nur Setiawan.
Nur Setiawan menambahkan, kawasan Kalianak baru berpenghuni sekitar tahun 1950-an.
"Kalianak ini masih ada kaitannya dengan Kalimas, tapi jauh. karena masih anak Kalimas makanya namanya Kalianak," terangnya.
Tak heran jika di dekat Kalianak ada daerah bernama Greges.
"Jadi Greges itu bukan seperti kata pada umumnya yang menyebutkan adem panas. Tapi lebih tepatnya artinya tanah urukan, batu dan pasir supaya lebih padat," katanya
Padatnya penduduk, menurutnya menjadi salah satu penyebab kawasan ini sering banjir.
Tak hanya pemukiman, daerah ini juga menjadi kawasan niaga dan pergudangan. Kawasan ini juga menjadi jalur penting dalam distribusi barang.
"Karena tidak adanya mangrove dan banyaknya tumpukan sampah sehingga sering banjir," jelasnya. (mus/nur)
Editor : Jay Wijayanto