Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

RS Al Irsyad Surabaya, Cagar Budaya yang Pernah Diintervensi Jepang, Ada Peran Keluarga Baswedan di Sini

Fajar Yuliyanto • Selasa, 24 Oktober 2023 | 03:05 WIB
MEGAH: Bangunan lama RS Al Irsyad Surabaya berarsitektur Spanyol era 1920-an. (FAJAR YULI YANTO/RADAR SURABAYA)
MEGAH: Bangunan lama RS Al Irsyad Surabaya berarsitektur Spanyol era 1920-an. (FAJAR YULI YANTO/RADAR SURABAYA)

RUMAH Sakit (RS) umum Al Irsyad Surabaya merupakan salah satu bangunan bersejarah di Surabaya. Gedung itu ditetapkan sebagai cagar budaya pada 1996.

Melalui Surat Keputusan Wali Kota Surabaya Soenarto Soemoprawiro dengan Nomor Registrasi No. 188.45/251/402.1.04/1996, pihak yayasan tidak diperbolehkan mengubah struktur bangunan RS tersebut. 

Gedung berarsitektur Spanyol era 1920-an itu  berbentuk seperti kotak dengan kubah besar di bagian tengah atap.

Dulunya bagian kubah terbuat dari kaca. Namun pada masa Jepang bahan yang sifatnya reflektor dianggap berbahaya, kubah tersebut diganti dengan bahan kayu.

Secara keseluruhan, gedung dibangun dari pohon jati yang kokoh.

RS Al Irsyad mulai beroperasi tahun 1960-an.

Sebelumnya, rumah sakit ini berawal dari sebuah klinik kesehatan yang dikelola oleh Yayasan Al Irsyad di Utara kota Surabaya sekitar kawasan Ampel.

Pegiat Sejarah Surabaya, Nur Setiawan mengatakan, klinik ini terletak di Jalan Danakarya yang berfungsi melayani permasalahan kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Namun lambat laun klinik Al Irsyad mulai ramai, banyak dikunjungi oleh berbagai lapisan masyarakat, khususnya di wilayah utara kota Surabaya. 

"Kala itu banyak orang berobat maupun dirawat. Namun tak tertampung, maka pengurus yayasan Al Irsyad berinisiatif melakukan perluasan klinik atau membuka baru agar bisa melayani lebih maksimal," kata Wawan, sapaan dari Nur Setiawan. 

Menurutnya, pada tahun 1970-an seorang wanita bernama Zaenab Ibrahim Baswedan menghibahkan sebagian gedung milik keluarganya kepada yayasan Al Irsyad.

Gedung yang beralamat di Jalan Kyai Haji Mas Mansyur Nomor 210-214 tersebut memiliki luas sekitar 2.600 meter persegi.

Gayung bersambut, klinik Al Irsyad yang saat itu membutuhkan perluasan ruangan segera melakukan pembangunan dan renovasi. (jar/nur) 

Editor : Jay Wijayanto
#rs al irsyad surabaya #jepang #Baswedan