Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Asal Usul Tambak Wedi di Kecamatan Kenjeran Surabaya, Ternyata Begini

Guntur Irianto • Selasa, 3 Oktober 2023 | 23:27 WIB
Rusunawa yang dibangun di kawasan Tambak Wedi oleh Pemkot Surabaya. (DOK. RADAR SURABAYA)
Rusunawa yang dibangun di kawasan Tambak Wedi oleh Pemkot Surabaya. (DOK. RADAR SURABAYA)

SURABAYA merupakan kawasan pesisir. Dulunya kawasan Surabaya dikelilingi rawa dan pantai. Salah satunya kawasan Tambak Wedi. Kawasan ini merupakan pesisir pantai yang mudah digenangi air laut.

Bahkan tempatnya yang dekat pesisir menjadi lokasi untuk menyandarkan perahu nelayan kala itu dan belum layak menjadi pemukiman warga.

Pegiat Sejarah Surabaya Nur Setiawan mengungkapkan, wilayah tersebut dulunya masih berupa pesisir pantai. Penamaan Tambak Wedi juga dari asal wilayah tersebut. Dimana, wilayah ini dulunya dikelilingi pasir atau wedi (bahasa Jawa).

Pasir ini mengelilingi wilayah tersebut seperti pantai pada umumnya. "Ini bertahan hingga abad ke-19," katanya.

Kondisi mulai berubah ketika menginjak awal abad ke-20. Dimana satu per satu daerah tersebut dihuni warga.

Warga yang mayoritas nelayan ini memanfaatkan beberapa empang di lokasi tersebut untuk mencari ikan. "Selain melaut warga juga memanfaatkan empang untuk mencari ikan," ungkapnya.

Tidak hanya itu, Tambak Wedi memiliki tokoh atau sesepuh yang dikenal dengan Mbah Buyut Mursyid.

Dari cerita tutur masyarakat, konon sesepuh ini yang babad alas kawasan tersebut. Hingga akhir hayatnya tinggal di sana dan dimakamkan di Tambak Wedi.

"Sosok lainnya bernama Mbah Yai Hasbullah, beliau merupakan tokoh yang mensyiarkan Islam di kawasan tambak Wedi dan sekitarnya," ujarnya. (gun/nur)

Editor : Jay Wijayanto
#surabaya #tambak wedi #asal usul #kenjeran