SURABAYA - Surabaya dahulu pernah diserang wabah penyakit. Tak sedikit yang terjangkit, bahkan sampai meninggal dunia. Bahkan penyakit tersebut tidak hanya menyerang warga bumiputera, namun warga Eropa juga terserang wabah tersebut.
Pegiat sejarah, Nur Setiawan mengatakan, wabah penyakit di Surabaya terjadi sekitar tahun 1909-1915.
Warga pun yang dulu mempercayai tabib atau dukun, sampai akhirnya dipanggil untuk menyembuhkan penyakit yang biasa orang dahulu menyebutnya penyakit sampar.
"Di perkampungan Menanggal warga memanggil seorang tabib yang terkenal dengan nama Ki Klompro Joyo. Kedatangannya ke kampung Menanggal diharapkan mampu menyembuhkan penyakit," ujar Nur.
Lebih lanjut ia menjelaskan, penyakit misterius itu mempunyai gejala yang menyerang dengan demam tinggi dan diare.
Penyakit tersebut juga menyerang warga Eropa. Sehingga Komisi Kesehatan Pemerintah Hindia Belanda menerjunkan tim untuk melakukan riset dan penyembuhan penyakit. Tim Komisi Kesehatan juga mengambil sampel air di sekitar sungai.
"Dari hasil riset diketahui merupakan virus pes dan kolera. Komisi Kesehatan Pemerintah Hindia Belanda menganggapnya sebagai kejadian luar biasa yang harus ditangani secara serius," pungkasnya. (rmt/nur)
Editor : Jay Wijayanto