SURABAYA - Asal usul daerah Sidotopo di Surabaya Utara terkait erat dengan kawasan Botoputih.
Pegiat sejarah Surabaya, Nur Setiawan mengatakan, kawasan Botoputih yang notabene terdapat kompleks makam Adipati Surabaya diduga dahulu merupakan bekas candi.
Beberapa peninggalan berupa karya berasal dari batu andesit masih ada di tempat ini.
"Dahulu Sidotopo satu area dengan Botoputih yang merupakan kawasan religius bagi orang-orang di masa kerajaan. Di tempat inilah para pertapa menempa diri untuk memperdalam ilmu kebatinannya," kata Wawan, sapaan akrabnya.
Lebih lanjut, Wawan menjelaskan, di Sidotopo juga terdapat makam-makam kuno yang hingga saat ini masih lestari, yakni di daerah Kertopaten, Simolawang hingga Sidotopo wetan.
Makam tersebut adalah pusara para tokoh yang babad alas kampung Sidotopo dan sekitarnya.
Lalu saat itu (masa kuno),.Sidotopo merupakan kawasan tepi pantai. Namun sudah mengalami perkembangan yang maju dan termasuk kluster religius.
Nah dari pertapa-pertapa kuno inilah lahir nama Sidotopo.
Namun sayangnya, petilasan-petilasan kuno di kawasan tersebut sudah susah dijumpai. Karena pesatnya pembangunan pemukiman yang semakin padat.
"Untuk petilasan sudah hilang jadi pemukiman dan stasiun kereta api," tuturnya. (jar/nur)
Editor : Jay Wijayanto