Kompleks SMAN ini merupakan bangunan bersejarah yang didirikan sejak zaman Belanda. Bahkan gedung sekolah ini hingga saat ini masih berfungsi dengan baik dan menjadi kompleks sekolah favorit di Kota Pahlawan.
Pemerhati sejarah Kota Surabaya Kuncarsono Prasetyo mengatakan, gedung sekolah ini dibangun pada 1923 dan dirancang oleh arsitek Belanda, J.Gerber.
Menurutnya pada zaman Belanda, sekolah ini disebut Hogere Burger School (HBS) te Surabaya. "HBS merupakan sekolah menengah umum yang memiliki murid dari Eropa termasuk Belanda. Tetapi ada juga dari elit pribumi," kata penggerak komunitas pemerhati sejarah, Begandring Soerabaja ini.
Kuncar mengatakan, SMAN 1 Surabaya berdiri pada April 1949 oleh sejumlah pemuka pendidikan di Surabaya, Ds Iskandar, yang muridnya berasal dari para tentara pelajar. Kemudian ia berhasil memperoleh izin untuk membangun sekolah yang dinamakan SMA Dr Soetomo, yang sebelumnya bernama Sekolah Tengah dan Tinggi, yang kemudian menjadi Sekolah Menegah Atas (SMA).
"Pada 1 April 1950, SMA Dr Soetomo menjadi sekolah negeri, yaitu SMA Negeri 1 Surabaya. Kepala sekolahnya yang pertama bernama R. Suhardi Notodipuro," katanya.
Sementara itu Gedung SMA Negeri 2 Surabaya dulunya bernama HBS. Setelah masa kemerdekaan, sekolah ini diambil alih oleh pemerintah dan dijadikan sekolah negeri. Pada 1 Agustus 1950, gedung ini resmi menjadi SMA Negeri 2 Surabaya.
"Untuk SMA Negeri 5 Surabaya dibuka pada 1 Agustus 1957, akan tetapi belum SMA Negeri. Namun baru pada 1963, namanya resmi menjadi SMA Negeri 5 Surabaya sampai sekarang," katanya.
Untuk SMA Negeri 9 berdiri sejak 1967. Keberadaan sekolah tersebut juga dekat dengan SMA 1, SMA 2, dan SMA 5 Surabaya. (mus/jay) Editor : Administrator