Pustakawan Universitas Ciputra Surabaya Chrisyandi Tri Kartika mengatakan, disebut flyover Mayangkara karena di sampingnya terdapat Monumen Mayangkara.
Flyover Mayangkara merupakan jembatan layang pertama yang dibangun di Surabaya. "Flyover ini dibangun tahun 1981, dengan lebar 24 meter dan panjang 240 meter. Selain itu, flyover ini berada di atas rel kereta api Wonokromo-Krian," ujarnya.
Menurutnya, pembangunan flyover ini menelan biaya Rp 2,25 miliar. Namun untuk mengurangi beban APBN, maka selesai dibangun dijadikan jalan tol.
"Kendaraan yang lewat ditarik biaya. Pada bulan Juli 1985 proyek Surabaya-Malang highway (Tol Surabaya-Malang, Red) berfungsi resmi, maka flyover Mayangkara dibebaskan dari pungutan biaya, pengelolaannya diserahkan kepada Pemkot Surabaya. Tapi pada waktu itu, biaya pembangunan flyover tersebut sudah terpenuhi melalui tarikan tol," terangnya. (mus/nur) Editor : Administrator