Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Rumah Bung Karno di Jalan Pandean Surabaya Akan Dibangun Museum

Lambertus Hurek • Rabu, 8 Juni 2022 | 03:28 WIB
BERSEJARAH: Warga berjalan di depan rumah kelahiran Bunga Karno di Jalan Pandean, Surabaya, Selasa (7/6). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
BERSEJARAH: Warga berjalan di depan rumah kelahiran Bunga Karno di Jalan Pandean, Surabaya, Selasa (7/6). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan merevitalisasi rumah kelahiran Bung Karno di Jalan Pandean Gang IV Nomor 40 Surabaya. Rumah tersebut akan dijadikan museum untuk menambah destinasi wisata di Kota Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, rumah kelahiran Sang Proklamator itu akan dilengkapi sejumlah artefak hingga ornamen pendukung. Museum ini menceritakan berbagai kisah perjuangan Bung Karno sejak lahir di Surabaya hingga menjadi Proklamator Kemerdekaan Indonesia.

"Lokasi rumahnya tetap. Kami tambah dengan menaruh museum. Kami jadikan wisata sejarah baru di Surabaya," kata Cak Eri, Selasa (7/6).

Proses revitalisasi bangunan aset milik Pemkot Surabaya itu masih dilakukan. Museum tersebut ditargetkan segera dibuka dalam waktu yang tidak lama. Nantinya rumah kelahiran Bung Karno akan dikoneksikan dengan destinasi wisata sejarah lain yang ada di kawasan Pandean. Sementara konsep yang tengah disiapkan adalah Kampung Kebangsaan.

Tidak jauh dari rumah ini ada rumah HOS Cokroaminoto yang berada di Jalan Peneleh Gang VII Nomor 29-31, tempat kos Bung Karno selama menempuh pendidikan sekolah. Ada pula Langgar Dhuwur, masjid berusia 200 tahun di kawasan ini yang disebut sebagai tempat mengaji Bung Karno.

Sebelumnya, rumah HOS Tjokroaminoto telah diresmikan menjadi museum oleh Pemkot Surabaya pada 27 November 2017. "Di rumah HOS Cokroaminoto, Bung Karno juga sempat kos saat bersekolah di HBS (Hoogere Burgerschool Surabaya)," kata Cak Eri.

Dengan menjadi sebuah museum, Cak Eri berharap pelajar sekolah hingga wisatawan umum bisa belajar kehidupan Bung Karno. Sehingga bisa meneladani semangat Bung Karno.

"Semangat beliau (Bung Karno) bisa masuk ke dalam jiwa anak muda. Apalagi Surabaya terkenal sebagai Kota Pahlawan. Selain Bung Karno, juga ada Bung Tomo dan pahlawan lainnya yang menggelorakan semangat melawan penjajahan," tegasnya.

Baginya, ideologi Bung Karno dalam memerdekakan Indonesia sudah seharusnya menjadi pelecut generasi milenial untuk berjuang. "Kita harus berjuang agar merdeka dari kemiskinan dan pengangguran," ujarnya.

Tak hanya sekadar museum, Cak Eri menyebutkan, kawasan ini juga akan ditambah sentra UMKM. "Selain produsen makanan, kami ajak para perajin cenderamata seputar Bung Karno," tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan, sudah selayaknya anak muda sekarang meneladani semangat Bung Karno. "Pelestarian sejarah harus dilakukan dan menjadi hal yang harus dijaga. Sehingga, anak muda senantiasa sadar bahwa Bung Karno dilahirkan dan digembleng di Peneleh. Surabaya ini memang merupakan dapur pergerakan nasional Indonesia," ujar Adi.

Di rumah Jalan Pandean Gang IV Nomor 40 Surabaya, menurut Adi, Presiden Pertama RI dilahirkan saat matahari mulai menyingsing di ufuk timur. "Sehingga, beliau dikenal sebagai Sang Putra Fajar," pungkasnya. (rmt/rek) Editor : Lambertus Hurek
#Bung Karno lahir Pandean Surabaya #rumah kelahiran Bung Karno #rumah HOS Tjokroaminoto #Museum Bung Karno Surabaya