Pegiat Sejarah Nur Setiawan mengatakan, apotek Nakula merupakan perusahaan milik negara, sempat berjaya pada dekade tahun 1950-1960-an hingga akhirnya berganti nama menjadi Apotek Kimia Farma pada sekitar tahun 1970.
"Dulu bangunan itu merupakan apotek. Bagi warga Tunjungan dan sekitarnya yang berusia lanjut pasti punya kenangan tersendiri dengan apotek Nakula,"ujarnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, selain sebagai apotek dahulu juga tempat berkumpulnya Marhaenis Kota Surabaya, para anggotanya kerap bertemu di sini untuk mengadakan rapat. "Konon presiden pertama RI Ir. Sukarno juga pernah berkunjung di apotek ini," tuturnya.
Laju perjalanan waktu berputar terlalu cepat, diiringi pembangunan yang begitu pesat. Riwayat Apotek Nakula nyaris kikis tersapu zaman. "Keberadaannya yang dulu turut memberi warna kawasan Tunjungan tak boleh dilupakan," ujarnya.
Sebagai pusat perbelanjaan modern tempo dulu, kawasan ini memang menjadi jujugan masyarakat Surabaya untuk mencari perlengkapan rumah tangga, produk kesehatan dan sebagainya. (rmt/nur) Editor : Lambertus Hurek