Naik 8,6 Persen, 182 Ribu Wisatawan Asing Pilih Kereta Api di Jatim

Rahmat Sudrajat • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:09 WIB
Wisatawan mancanegara hendak menaiki kereta api di Stasiun Surabaya Gubeng.(Rahmat Sudrajat)
Wisatawan mancanegara hendak menaiki kereta api di Stasiun Surabaya Gubeng.(Rahmat Sudrajat)

RADAR SURABAYA – Kereta api semakin diminati wisatawan mancanegara untuk menjelajahi berbagai destinasi di Jawa Timur.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat 182.155 penumpang warga negara asing (WNA) menggunakan layanan kereta api sepanjang Januari–September 2026.

 Jumlah tersebut meningkat 8,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 167.736 penumpang.

Dari total tersebut, sebanyak 111.048 penumpang WNA tercatat tiba di wilayah KAI Daop 8 Surabaya, naik 7,8 persen.

 Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah tersebut mencapai 71.107 orang, meningkat 9,9 persen.

Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Malang menjadi dua simpul utama mobilitas wisatawan mancanegara di wilayah Daop 8 Surabaya.

Baca Juga: Generasi Terkoneksi (GENSi) Creative AI Learning oleh Indosat Ooredoo Hutchison

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan, peningkatan jumlah penumpang asing menunjukkan bahwa kereta api tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman wisata.

“Jawa Timur memiliki banyak destinasi wisata yang tersebar di berbagai daerah.

Kereta api menjadi salah satu pilihan transportasi yang memberikan kemudahan bagi wisatawan mancanegara untuk berpindah dari satu kota ke kota lainnya dengan perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien,” ujar Mahendro, Rabu (14/10).

Berdasarkan data KAI Daop 8 Surabaya, Stasiun Surabaya Gubeng mencatat jumlah kedatangan penumpang WNA tertinggi, yakni 39.882 orang.

Berikutnya, Stasiun Malang dengan 36.119 penumpang dan Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 15.057 penumpang.

Untuk keberangkatan, Stasiun Surabaya Gubeng juga menempati posisi teratas dengan 28.595 penumpang WNA.

Posisi berikutnya ditempati Stasiun Malang dengan 19.875 penumpang dan Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 13.584 penumpang.

Mahendro menambahkan, konektivitas antarkota melalui layanan kereta api memudahkan wisatawan menjangkau beragam destinasi di Jawa Timur.

Baca Juga: Lebih Sekadar Modal, KUR BRI Bantu Fitriani Besarkan Usaha hingga Buka Lapangan Kerja bagi Warga

Peningkatan jumlah penumpang asing tersebut juga menjadi dorongan bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

Meningkatnya kepercayaan wisatawan mancanegara, menurut dia, harus diimbangi dengan pelayanan yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pelanggan.

KAI Daop 8 Surabaya mengajak wisatawan domestik maupun mancanegara memanfaatkan layanan kereta api untuk menjelajahi berbagai destinasi wisata di Jawa Timur.

 Informasi jadwal perjalanan dan pemesanan tiket dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI serta kanal resmi KAI lainnya.

“Kami berharap kereta api dapat terus menjadi bagian dari perjalanan wisatawan dalam mengenal lebih banyak destinasi di Jawa Timur. Kami akan terus memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan andal,” pungkasnya. (rmt)

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
penumpang WNA Stasiun Surabaya Pasarturi kai daop 8 surabaya stasiun surabaya gubeng