RADAR SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 469 aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas pengabdian selama 10, 20, dan 30 tahun sekaligus pengingat pentingnya menjaga integritas dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Penyematan penghargaan berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (13/10), dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.
Khofifah menegaskan, Satyalancana Karya Satya tidak sekadar menjadi bentuk pengakuan atas masa kerja ASN.
Penghargaan tersebut juga harus menjadi motivasi untuk meningkatkan profesionalisme, tanggung jawab, dan kualitas pelayanan publik.
Baca Juga: Wacana Tak Otomatis Naik Kelas di 2027, Dindik Jatim-Komisi E Dukung Peningkatan Kualitas Siswa
“Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk bekerja dengan penuh integritas, penuh tanggung jawab, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Khofifah.
469 ASN Terima Satyalancana Karya Satya
Penganugerahan Satyalancana Karya Satya kepada ASN Pemprov Jatim dilaksanakan dalam dua sesi.
Sebanyak 244 ASN menerima penghargaan pada sesi pertama, sedangkan 225 ASN lainnya menerima penghargaan pada sesi kedua.
Pada sesi pertama, penerima penghargaan terdiri atas tiga ASN dengan masa pengabdian 30 tahun, satu ASN dengan masa pengabdian 20 tahun, dan 240 ASN dengan masa pengabdian 10 tahun.
Sementara itu, pada sesi kedua, penghargaan diberikan kepada satu ASN dengan masa pengabdian 30 tahun, dua ASN dengan masa pengabdian 20 tahun, dan 222 ASN dengan masa pengabdian 10 tahun.
Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi negara terhadap pengabdian dan kontribusi ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Khofifah Ingatkan ASN Jaga Integritas
Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan terima kasih kepada seluruh penerima penghargaan atas dedikasi mereka dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Jawa Timur.
Baca Juga: Manchester City vs PSG: Erling Haaland Kejar Rekor, The Citizen Dibayangi Kasus Finansial
Ia mengingatkan bahwa setiap ASN memiliki tanggung jawab untuk memastikan pekerjaan yang dilakukan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Karena itu, prestasi dan integritas yang telah dibangun harus terus dipertahankan dan ditingkatkan.
Khofifah juga mengajak ASN memperkuat kerja kolektif, sinergi, dan kolaborasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Menurutnya, pengabdian tidak selalu terlihat atau mendapatkan pengakuan dari orang lain. Namun, setiap kebaikan yang dilakukan dengan tulus tetap memiliki nilai.
“Maka, teruslah bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta memperkuat kerja kolektif, sinergi, dan kolaborasi yang sudah dibangun selama ini,” ujarnya.
Pelayanan Publik Harus Berdampak bagi Masyarakat
Khofifah berharap penghargaan Satyalancana Karya Satya semakin memperkuat komitmen ASN Pemprov Jatim untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia menekankan, setiap tugas dan pengabdian harus menghasilkan dampak positif bagi pembangunan daerah serta membawa manfaat bagi masyarakat Jawa Timur.
“Semoga semua yang kita lakukan berdampak dan berkah bagi Jawa Timur,” pungkasnya.
Melalui penganugerahan ini, Khofifah mengajak seluruh ASN menjadikan integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab sebagai landasan dalam bekerja demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.(nin)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan