RADAR SURABAYA – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) terus mematangkan mesin politiknya menghadapi Pemilu 2029. Konsolidasi organisasi dilakukan secara nasional, termasuk di Jawa Timur yang menjadi provinsi ke-18 dari 38 provinsi yang dikunjungi jajaran pengurus pusat.
Wakil Ketua Umum Hanura Patrice Rio Capella mengatakan, kunjungan ke Jawa Timur dilakukan untuk memastikan kesiapan struktur partai hingga tingkat kecamatan. Setelah struktur kecamatan rampung, Hanura akan melanjutkan pembentukan organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan
“Hari ini kita melakukan konsolidasi nasional ke provinsi yang ke-18 dari 38 provinsi yang akan kita datangi dan kunjungi,” kata Rio, Selasa (22/9).
Baca Juga: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Siapkan Keringanan Sanksi bagi JC, Buru Jaringan Pungli ASN
Menurut dia, konsolidasi tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi persyaratan sebagai peserta Pemilu 2029. Lebih dari itu, Hanura ingin membangun mesin politik yang siap digunakan untuk menghadapi kontestasi legislatif di berbagai daerah pemilihan.
“Kami harus memastikan bahwa setelah itu desa dan kelurahan segera dibentuk. Tidak hanya untuk mempersiapkan Hanura menjadi peserta pemilu pada 2029, tetapi lebih mempersiapkan mesin politiknya untuk menyiapkan pertarungan-pertarungan Hanura di setiap dapil, baik DPR RI, provinsi maupun kabupaten kota,” ujarnya.
Rio menyebut, hasil evaluasi konsolidasi di Jawa Timur menunjukkan proses pembentukan struktur partai masih berjalan sesuai target. Hanura Jatim ditargetkan mampu menyelesaikan struktur hingga tingkat kecamatan dalam waktu dekat.
Baca Juga: 5 Alasan Top Up TikTok Coin Harus Lewat Platform Resmi Seperti topup.id
“Hasil kesimpulan kami bahwa Hanura di Jawa Timur sudah on the track dan on going process untuk menyelesaikan itu pada pertengahan bulan depan,” katanya.
Ia menambahkan, seluruh rangkaian konsolidasi nasional ditargetkan dapat dituntaskan paling lambat akhir Oktober. Setelah itu, partai akan mulai mematangkan program kerja yang berkaitan dengan persiapan Pemilu 2029.
Rio mengatakan, Hanura saat ini memiliki 27 anggota DPRD yang tersebar di 14 kabupaten/kota di Jawa Timur. Artinya, masih terdapat 24 kabupaten kota yang belum memiliki wakil Hanura di DPRD.
Baca Juga: Bendera Hitam dan Sanksi Mutasi ASN Pemkot Surabaya yang Gagal Verifikasi Bansos akan Diganti Semua
Kondisi tersebut menjadi salah satu sasaran yang hendak diperbaiki pada Pemilu 2029. “Kita harapkan pada Pemilu 2029 itu semua terisi. Setiap kabupaten/kota se-Jawa Timur Hanura punya wakil,” tegasnya.
Target minimal yang dipatok adalah satu hingga dua kursi di setiap kabupaten/kota. Namun, Patrice menyebut peluang untuk mendapatkan kursi lebih banyak tetap terbuka sesuai dengan proses penjaringan dan persiapan calon legislatif.
Untuk mencapai target tersebut, Hanura mulai menyiapkan tahapan penjaringan bakal calon anggota legislatif. Proses tersebut direncanakan berlangsung mulai 2027 hingga 2028.
Baca Juga: Drama Adu Penalti, SMA Muhammadiyah 10 Surabaya Juara Zona 7
Hanura akan membuka ruang bagi tokoh masyarakat, generasi muda, serta perempuan untuk masuk dalam proses penjaringan bacaleg.
“Kita akan melakukan penjaringan tokoh-tokoh, anak muda, perempuan untuk dipersiapkan menjadi caleg dari Partai Hanura,” ujarnya.
Nama-nama yang masuk dalam penjaringan kemudian akan diseleksi dan ditetapkan sebagai calon anggota legislatif untuk Pemilu 2029. Penyampaian daftar calon legislatif kepada publik akan mengikuti tahapan resmi yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). (mus/gun)
Editor : Guntur IriantoSumber : radar surabaya