RADAR SURABAYA – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menjamin biaya pendidikan anak-anak dari dua warga Banyuwangi yang menjadi korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
Kedua korban hingga kini masih dinyatakan hilang dalam proses pencarian.
Dua warga Banyuwangi tersebut adalah Soni Marta Andika (40), warga Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, dan Ponco Budi Raharjo (46), warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore.
Keduanya berada dalam satu truk bermuatan paket logistik yang melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Banjarmasin ketika KM Virgo Transport 8 tenggelam pada Minggu (13/9).
Soni diketahui berprofesi sebagai sopir truk, sedangkan Ponco merupakan kernet.
Pemkab Banyuwangi Pastikan Anak Korban Tetap Sekolah
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan pemerintah daerah akan membantu memastikan anak-anak kedua korban tetap dapat melanjutkan pendidikan, baik di sekolah maupun perguruan tinggi.
Baca Juga: Malaria di Jerman Tewaskan 3 Orang, Dikaitkan dengan Bandara Frankfurt
"Kami dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, insyaallah, akan turut membantu agar putra-putri kedua korban tetap bisa sekolah dan kuliah," kata Ipuk seusai mengunjungi kediaman keluarga korban, Kamis (17/9).
Menurut Ipuk, Pemkab Banyuwangi memiliki sejumlah program yang dapat dimanfaatkan untuk membantu keberlanjutan pendidikan anak-anak korban.
Anak-anak Soni yang masih bersekolah dapat memperoleh dukungan melalui program Gerakan Daerah Angkat Anak Muda Putus Sekolah atau Garda Ampuh.
Sementara itu, dua anak Ponco yang sedang menempuh pendidikan tinggi dapat memperoleh beasiswa melalui program Banyuwangi Cerdas dan Banyuwangi Progresif.
Dua Korban Jadi Tulang Punggung Keluarga
Ipuk mengatakan Soni dan Ponco merupakan tulang punggung keluarga masing-masing. Kedua istri korban tidak bekerja sehingga keberadaan suami menjadi tumpuan utama keluarga.
"Soni dan Ponco adalah satu-satunya tulang punggung keluarga masing-masing. Istri mereka tidak bekerja. Kami merasa prihatin atas kejadian ini," ujar Ipuk.
Baca Juga: Juventus Menggila! NEC Nijmegen Dihancurkan 5-0 di Liga Europa
Dia juga mengajak masyarakat mendoakan proses pencarian kedua warga Banyuwangi tersebut yang hingga kini masih berlangsung.
"Karena saat ini proses pencarian masih berjalan, kami berdoa semoga prosesnya dimudahkan," kata Ipuk.
Anak Soni dan Ponco Masih Menempuh Pendidikan
Soni meninggalkan dua anak yang masih bersekolah. Keduanya adalah Firdan Maulana (8), siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan Firman Eka Putra (17), yang bersekolah di SMK.
Sementara itu, Ponco memiliki dua anak kembar, yakni Safira Niken Raharja (19) dan Tiara Niken Raharja (19).
Keduanya tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember (Unej).
Jaminan biaya pendidikan dari Pemkab Banyuwangi tersebut diharapkan dapat membantu keluarga korban menghadapi kondisi sulit sembari proses pencarian Soni dan Ponco terus dilakukan.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Sumber : ANTARA