Peringati Harhubnas 2026: Trans Jatim Gratis Hari Ini, Cek Koridor yang Berlaku

Lainin Nadziroh • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 12:22 WIB
Gubernur Khofifah Indar Parawansa gratiskan Trans Jatim.
Gubernur Khofifah Indar Parawansa gratiskan Trans Jatim.

RADAR SURABAYA — Kabar baik bagi masyarakat Jawa Timur. Layanan Trans Jatim gratis diberlakukan selama satu hari pada Kamis (17/9) dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026.

Program Trans Jatim gratis tersebut berlaku untuk seluruh layanan di Koridor Gerbangkertasusila 1–7 dan Koridor 1 Malang Raya. Namun, kebijakan ini tidak berlaku untuk layanan Trans Jatim Luxury.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kebijakan tersebut merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat sekaligus momentum untuk mengajak warga mencoba transportasi publik.

“Di peringatan Hari Perhubungan Nasional, kami mengajak masyarakat menikmati layanan Trans Jatim secara gratis.

Silakan manfaatkan kesempatan ini untuk bepergian menggunakan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau,” kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (17/9).

Trans Jatim Gratis Jadi Momentum Beralih ke Transportasi Publik

Khofifah menegaskan, program Trans Jatim gratis bukan sekadar bagian dari perayaan Harhubnas 2026.

Baca Juga: Hari ke-10 SAR Wartawan Peliput Erupsi Anak Krakatau Meluas hingga 8.509 NM

Kebijakan tersebut diharapkan dapat memperkenalkan manfaat angkutan umum massal kepada lebih banyak masyarakat.

Menurut Khofifah, pengalaman menggunakan Trans Jatim secara langsung dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi publik.

Selain itu, program tersebut diharapkan mendorong perubahan kebiasaan masyarakat yang selama ini bergantung pada kendaraan pribadi.

“Program ini bukan sekadar memberikan perjalanan gratis. Kami ingin semakin banyak masyarakat mengenal, mencoba, dan pada akhirnya menjadikan angkutan umum sebagai pilihan utama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” tuturnya.

Khofifah mengatakan, semakin banyak masyarakat menggunakan transportasi publik, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan dari sisi mobilitas dan lingkungan.

Berkurangnya penggunaan kendaraan pribadi dapat membantu mengurangi kemacetan dan polusi udara sekaligus meningkatkan efisiensi perjalanan masyarakat.

“Beralih ke transportasi publik berarti turut berkontribusi dalam menyelesaikan masalah bersama. Satu bus Trans Jatim bisa mengurangi puluhan kendaraan pribadi di jalan,” tegasnya.

Trans Jatim Perkuat Konektivitas Jawa Timur

Menurut Khofifah, transportasi publik memiliki peran penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah di Jawa Timur.

Trans Jatim yang melayani kawasan Gerbangkertasusila dan Malang Raya mendukung mobilitas masyarakat menuju berbagai pusat aktivitas, mulai dari sekolah, kampus, perkantoran, pusat perdagangan hingga pelayanan publik.

Baca Juga: Drawing Piala Liga Inggris: Liverpool Jumpa Chelsea, Alonso Diuji di Anfield

“Transportasi publik menghubungkan masyarakat dengan berbagai peluang. Melalui layanan yang terintegrasi, akses menuju sekolah, kampus, tempat kerja, pusat ekonomi, dan pelayanan publik menjadi semakin mudah,” ujarnya.

Khofifah menilai konektivitas tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur. Transportasi publik juga harus mampu membuka akses, memperlancar mobilitas, dan memperkecil kesenjangan antardaerah.

“Transportasi menghubungkan wilayah sekaligus menghubungkan masyarakat dengan kesempatan untuk tumbuh.

Karena itu, layanan transportasi harus terus dikembangkan agar semakin mudah diakses, terintegrasi, dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” katanya.

Khofifah Ajak Masyarakat Bangun Budaya Naik Angkutan Umum

Pemprov Jatim terus mengembangkan transportasi publik dengan memperkuat konektivitas antarkawasan serta integrasi dengan moda transportasi lainnya.

Namun, Khofifah menekankan bahwa keberlanjutan layanan transportasi publik membutuhkan partisipasi masyarakat.

“Pemerintah terus memperkuat layanan. Kini giliran masyarakat mendukungnya dengan membangun budaya naik angkutan umum. Keberlanjutan transportasi publik ada di tangan kita bersama,” ajaknya.

Khofifah juga mengimbau masyarakat yang memanfaatkan layanan Trans Jatim gratis agar tetap menjaga ketertiban, kebersihan, dan fasilitas umum.

Penumpang juga diminta mengikuti arahan petugas serta memberikan prioritas kepada lanjut usia, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan penumpang yang membawa anak.

“Silakan manfaatkan layanan gratis ini dengan tertib dan tetap menjaga kenyamanan bersama. Trans Jatim adalah fasilitas publik yang harus kita rawat bersama,” pesannya.

Pada momentum Harhubnas 2026, Khofifah turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan perhubungan yang selama ini menjaga konektivitas dan kelancaran mobilitas masyarakat di Jawa Timur.

“Selamat Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026. Terima kasih kepada seluruh insan perhubungan yang telah mengabdikan diri menjaga masyarakat tetap terhubung,” ucapnya.

Khofifah berharap program Trans Jatim gratis dapat semakin mendekatkan masyarakat dengan transportasi publik sekaligus memperkuat budaya menggunakan angkutan umum dalam aktivitas sehari-hari.

“Semoga layanan gratis Trans Jatim ini semakin mendekatkan masyarakat dengan transportasi publik. Mari kita kuatkan konektivitas dan bersama-sama menghubungkan Indonesia untuk masa depan yang lebih maju,” pungkasnya.(nin) 

 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
harhubnas 2026 transportasi publik khofifah indar parawansa Trans Jatim