EXTRANAS VIII 2026 di Lamongan Jadi Ajang Berbagi Inovasi Madrasah Se-Indonesia

Rahmat Sudrajat • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 13:19 WIB
EXTRANAS VIII 2026 menghadirkan berbagai agenda, mulai dari pameran karya dan produk, kompetisi keterampilan, rapat kerja, hingga penguatan jejaring kerja sama antarmadrasah.(Rahmat Sudrajat)
EXTRANAS VIII 2026 menghadirkan berbagai agenda, mulai dari pameran karya dan produk, kompetisi keterampilan, rapat kerja, hingga penguatan jejaring kerja sama antarmadrasah.(Rahmat Sudrajat)

RADAR SURABAYA– Ekspo dan Rapat Kerja Nasional (EXTRANAS) VIII Madrasah Aliyah Plus Keterampilan resmi digelar di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Mengusung tema “Berdaya Saing Global, Berkarakter Lokal”, kegiatan nasional tersebut menjadi ruang berbagi inovasi dan praktik terbaik antarmadrasah dari berbagai daerah di Indonesia.

EXTRANAS VIII 2026 berlangsung pada 10–13 September 2026 dengan pusat kegiatan di lingkungan MAN 1 Lamongan dan Sport Center Lamongan.

Pembukaan dilakukan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Amien Suyitno.

Hadir dalam pembukaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar, serta para kepala kantor Kementerian Agama kabupaten dan kota se-Jawa Timur.

Kegiatan EXTRANAS VIII 2026 menghadirkan berbagai agenda, mulai dari pameran karya dan produk, kompetisi keterampilan, rapat kerja, hingga penguatan jejaring kerja sama antarmadrasah.

Perwakilan Madrasah Aliyah Plus Keterampilan dari berbagai provinsi di Indonesia turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga: Kesaksian Keluarga ABK Kapal Virgo Transport 8 di GSN Surabaya

 Keberagaman peserta menjadi peluang untuk saling bertukar pengalaman, gagasan, dan inovasi dalam pengembangan pendidikan keterampilan di madrasah.

Kakanwil Kemenag Jatim: EXTRANAS VIII Perluas Jaringan

Kepala Kanwil Kemenag Jatim Akhmad Sruji Bahtiar menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Jawa Timur sebagai tuan rumah EXTRANAS VIII 2026.

“Mudah-mudahan kepercayaan ini menjadi harapan kita bersama dan senantiasa mendapatkan rida serta pertolongan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala,” ujar Bahtiar, Minggu (13/9).

Menurut Bahtiar, penyelenggaraan kegiatan nasional tersebut memberikan manfaat yang luas.

 Dampaknya tidak hanya dirasakan sektor pendidikan, tetapi juga masyarakat dan perekonomian daerah.

“Pergerakan transportasi meningkat, aktivitas ekonomi bergerak, dan UMKM juga mendapatkan manfaat karena produk-produk yang mereka tawarkan dapat dikenal dan dibeli oleh para peserta.

Jadi, ada banyak manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan ini,” jelasnya.

Bahtiar berharap EXTRANAS VIII tidak berhenti sebagai kegiatan pameran dan kompetisi.

 Menurutnya, kegiatan tersebut harus menjadi ruang untuk berbagi ilmu, memperluas jaringan, serta mempelajari praktik terbaik pengelolaan pendidikan dari berbagai daerah.

“Momentum ini juga menjadi langkah untuk memperluas jaringan. Mereka yang hadir berasal dari berbagai daerah dengan ide, gagasan, dan karakter masing-masing.

Baca Juga: Kadin Jatim Golf Tournament 2026: 148 Pegolf Adu Prestasi, Networking Bisnis Makin Kuat

Dengan semakin luasnya jaringan yang kita bangun, maka insyaallah berbagai harapan dan tujuan yang kita cita-citakan dapat lebih mudah tercapai,” ujarnya.

Inovasi Madrasah Jadi Sorotan

Pertemuan lintas daerah dalam EXTRANAS VIII juga membuka peluang pertukaran gagasan terkait inovasi dan pengembangan keterampilan di lingkungan madrasah.

Bahtiar menilai setiap daerah memiliki karakter, potensi, dan keunggulan masing-masing.

 Hal tersebut dapat menjadi sumber pembelajaran bagi madrasah lain untuk mengembangkan program pendidikan keterampilan.

“Tentunya, kita akan mengambil hal-hal yang baik dari setiap perspektif yang ditampilkan.

Sebab, apa yang ditampilkan oleh masing-masing daerah mencerminkan karakter, potensi, dan keunggulan dari Madrasah Aliyah Plus Keterampilan di daerah masing-masing,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bahtiar turut meninjau sejumlah stan pameran yang menampilkan karya, produk, dan inovasi unggulan peserta EXTRANAS VIII.

Ia berdialog dengan pengelola stan dan peserta didik untuk melihat secara langsung berbagai program keterampilan yang dikembangkan madrasah.

Pameran tersebut menunjukkan bahwa pendidikan keterampilan di madrasah semakin diarahkan agar tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga memiliki nilai guna, produktif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta perkembangan zaman.

EXTRANAS VIII Dorong Generasi Madrasah Berdaya Saing

Mengusung tema “Berdaya Saing Global, Berkarakter Lokal”, EXTRANAS VIII 2026 menegaskan pentingnya membangun generasi madrasah yang memiliki

kompetensi untuk bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai luhur dan identitas budaya bangsa.

Melalui pameran, kompetisi, dan forum berbagi antarmadrasah, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi sekaligus mempercepat pertukaran inovasi pendidikan keterampilan di berbagai daerah.

EXTRANAS VIII 2026 di Lamongan pun menjadi momentum bagi Madrasah Aliyah Plus Keterampilan se-Indonesia untuk menunjukkan potensi sekaligus memperkuat jejaring menuju pendidikan madrasah yang semakin inovatif, produktif, dan berdaya saing.(rmt) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Extranas VIII 2026 madrasah aliyah plus lamongan keterampilan