Bulog Salurkan 7.542 Ton Beras untuk 251.412 Warga Kediri

Mus Purmadani • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 18:13 WIB
Penyaluran di Kabupaten Kediri dipantau langsung Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Wakil Bupati Kediri, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kediri, Kamis (10/9). (Mus Permadani)
Penyaluran di Kabupaten Kediri dipantau langsung Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Wakil Bupati Kediri, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kediri, Kamis (10/9). (Mus Permadani)

RADAR SURABAYA – Sebanyak 251.412 warga Kabupaten Kediri mendapatkan bantuan beras untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan selama tiga bulan.

Bulog menyalurkan 7.542 ton beras dalam program Bantuan Pangan Beras untuk alokasi Juli–September 2026.

Penyaluran bantuan pangan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok sekaligus meringankan beban pengeluaran rumah tangga, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Penyaluran di Kabupaten Kediri dipantau langsung Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Wakil Bupati Kediri, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kediri, Kamis (10/9).

Setiap Warga Mendapat 30 Kilogram Beras

Zulkifli mengatakan setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) mendapatkan 10 kilogram beras setiap bulan.

Karena bantuan untuk tiga bulan disalurkan sekaligus, masing-masing penerima memperoleh total 30 kilogram beras.

“Kita ingin memastikan bantuan pangan ini benar-benar sampai kepada masyarakat.

Untuk alokasi Juli, Agustus, dan September, masyarakat penerima mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram setiap bulan atau 30 kilogram sekaligus untuk tiga bulan,” ujar Zulkifli.

Baca Juga: Debut di Championship, Aji Santoso Bidik 3 Poin untuk de Red FC

Dengan bantuan tersebut, masyarakat penerima tidak hanya mendapatkan tambahan stok pangan, tetapi juga memiliki ruang lebih besar untuk mengalokasikan pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan lainnya.

Penyaluran Beras Menjangkau Jutaan Penerima di Jatim

Program Bantuan Pangan Beras di Kediri merupakan bagian dari penyaluran bantuan di Jawa Timur.

Secara keseluruhan, bantuan dialokasikan untuk 5.690.353 PBP dengan total 170.710.590 kilogram atau sekitar 170 ribu ton beras.

Di Kecamatan Ngasem, bantuan diberikan kepada 6.404 PBP dengan total 192.120 kilogram beras.

Sementara itu, di Desa Gogorante terdapat 400 PBP yang menerima total 12.000 kilogram atau 12 ton beras.

Besarnya cakupan penyaluran tersebut menunjukkan peran bantuan pangan sebagai salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga daya beli dan ketahanan pangan masyarakat.

Bantuan Beras Dilanjutkan hingga Akhir 2026

Zulkifli menambahkan, pemerintah telah menyiapkan keberlanjutan program Bantuan Pangan Beras untuk periode Oktober–Desember 2026.

Baca Juga: RAPBD Jawa Timur 2027 Defisit Rp 1,015 Triliun, Bakal Ditutp dengan SiLPA

Selain bantuan pangan, pemerintah juga menambah penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 1 juta ton.

 Langkah tersebut disiapkan untuk mengantisipasi dampak musim kemarau terhadap ketersediaan dan harga pangan.

“Pemerintah memberikan perhatian penuh kepada masyarakat yang membutuhkan. Kita terus memastikan stok pangan tersedia dan berbagai program bantuan berjalan agar masyarakat tetap mendapatkan akses pangan yang baik,” katanya.

Bulog Pastikan Stok dan Distribusi

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan kesiapan Bulog dalam menjalankan penugasan pemerintah, mulai dari memastikan ketersediaan stok hingga distribusi kepada masyarakat penerima manfaat.

“Bulog memastikan kesiapan stok dan distribusi bantuan pangan berjalan dengan baik.

Mulai dari gudang hingga diterima masyarakat penerima manfaat, seluruh proses kami kawal agar bantuan ini tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu,” ujar Rizal.

Menurutnya, jaringan operasional Bulog yang tersebar di berbagai daerah menjadi salah satu kekuatan untuk memperlancar penyaluran bantuan pangan.

“Ini merupakan bentuk nyata sinergi pemerintah bersama Bulog untuk menghadirkan pangan bagi masyarakat.

Kami akan terus menjaga ketersediaan stok dan memperkuat distribusi agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi,” jelasnya. (mus)

 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
bulog Zulkifli Hasan Bantuan Pangan Beras kediri